SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

World Clean up Day, Bersih-Bersih Pelantar dan Pantai

  • Reporter:
  • Senin, 17 September 2018 | 10:39
  • Dibaca : 82 kali
World Clean up Day, Bersih-Bersih Pelantar dan Pantai
Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam saat membuka kegiatan WDC di Kampung Kawal Pantai, Gunung Kijang, Sabtu (15/9) kemarin. f humas pemkab bintan

PINANG – Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang serta instansi lainnya bersih-bersih pantai dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Pelantar 1-3 Tanjungpinang, Sabtu (15/9/2018). Gotong royong itu mengangkat tema World Clean up Day (WCD).

Penjabat Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza mengatakan, kegiatan itu merupakan komitmen perjanjian global adaptasi perubahan iklim dan ketahanan energi wali kota seluruh negara Asia Pasific pada kongres ke-7 United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG Aspac).

“Bertepatan dengan WCD, kita bebaskan laut dari sampah yang dapat merusak lingkungan, karena laut punya potensi wisata yang perlu dijaga,” ujar dia.

Dia mengimbau kepada masyarakat Tanjungpinang agar bersama-sama menjaga lingkungan, mengurangi penggunaan plastik dan jangan lagi membuang sampah ke laut.

“Kalau lingkungan bersih semuanya akan mudah. Mari kita wujudkan Tanjungpinang yang sehat, bersih, nyaman,” katanya.

Kepala Staf Komando Resort Militer (Kasrem) 033/Wira Pratama (WP) Kolonel Inf Jimmy Watuseke yang turut hadir mengatakan, WCD adalah program aksi sosial global yang bertujuan memerangi masalah sampah global.

“WCD menjadi aksi bersih-bersih pertama terbesar di dunia. WCD serentak dilaksanakan di 150 negara melibatkan sekitar 10 persen atau lebih dari 350 juta penduduk,” ujar Jimmy.

WCD diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran manusia akan isu sampah yang menjadi isu kritis dan didiskusikan di berbagai negara. Indonesia menjadi buah bibir sejak dinobatkan sebagai negara penyumbang sampah plastik kedua di dunia ke lautan setelah China.

“Momentum ini diharapkan mengubah prilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan, khususnya di Kepri,” kata Jimmy.

Di Bintan, kegiatan WCD dilakukan dengan aksi bersih-bersih yang dipusatkan di bibir pantai. Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam didampingi Sekda Bintan Adi Prihantara dan jajaran OPD Bintan turut serta dalam kegiatan tersebut. Seluruh elemen masyarakat mulai dari siswa, organisasi pemuda hingga nelayan juga turut berpartisipasi.

“Gerakan ini harus berbekas di hati kita, menjadi motivasi untuk lebih peduli pada lingkungan. Terlebih yang bermukim di pesisir. Jadikan ini semangat baru, semangat ini butuh kemauan, tidak bisa sekedar ajakan apalagi paksaan,” ungkapnya, di Lapangan Tanah Merah Kampung Kawal Pantai, Sabtu (15/9).

Perwakilan pengurus WDC Kepri Miswandi mengaku terharu melihat antusias masyarakat. Dia juga mengapresiasi dukungan Pemkab Bintan melalui Dinas Lingkungan Hidup dan tiap kecamatan.

“Kesadaran itu masih ada di masyarakat kita, tinggal kita pupuk lagi menjadi semangat baru untuk lebih baik. Lingkungan bukan milik kita sendiri, ada anak cucu kita di kemudian hari yang juga punya hak,” kata dia.

Selain di Kampung Kawal Pantai, Gunung Kijang, kegiatan juga tersebar di beberapa titik seperti Kecamatan Bintan Timur, Toapaya, Teluk Sebong dan Bintan Utara.

muhammad bunga ashab/novel m sinaga

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com