SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

1.600 Jong Siap Bertarung di Batubesar

  • Reporter:
  • Selasa, 12 Maret 2019 | 16:15
  • Dibaca : 211 kali
1.600 Jong Siap Bertarung di Batubesar
Lomba jong yang digelar Dispora di Tanjung Mak Dara Kampung Melayu, Batu Besar tahun 2018 lalu. Tahun ini ada 1.600 siap bertarung memperebutkan Piala Wali Kota Batam. f teguh prihatna

BATAM KOTA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Batam menggelar Lomba Jong Batam Tahun 2019. Lomba olahraga rekreasi dan tradisional ini digelar di Tanjung Mak Dara Kampung Melayu, Batubesar ini diharapkan bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk datang ke Batam. Lomba akan diselenggarakan selama tiga hari, mulai 13-15 Maret mendatang.

Kepala Dispora Batam Hendriana Gustini mengatakan, tahun ini lomba akan diikuti 800 pemain dengan jumlah jong lebih kurang 1.600 unit. Peserta berasal dari Kota Batam, kabupaten/kota di sekitar Batam dan negara tetangga Singapura. “Pembukaan lomba jong mulai pukul 08.30. Kami berharap menjadi daya tarik wisatawan,” ujarnya, Senin (11/3).

Perlombaan jong tahun ini dibagi menjadi empat kategori. Yakni kelas jong kecil dengan ukuran 1-1,29 meter, jong sedang berukuran 1,3-1,59 meter, dan jong besar 1,6-1,9 meter, serta kelas jong anak-anak. Kemudian hadiah yang disiapkan total Rp61 juta.

Selain itu, peserta juga akan memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Batam Muhammad Rudi. Pada perlombaan tahun lalu, piala dibawa pulang oleh Persatuan Jong Teluk Dalam dari Pulau Buru, Kabupaten Karimun. Ia berharap lomba jong tidak hanya menjadi wisata olahraga tapi juga dapat melestarikan budaya. “Lomba jong ini menjadi agenda tahunan, salah satu olahraga rakyat yang memang sudah sejak dulu ada,” katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata mengatakan, lomba jong ini akan dikembangkan menjadi atraksi wisata. Karena permainan rakyat ini cukup menarik untuk dijadikan destinasi wisata apabila dikemas dengan baik.

“Wisatawan mancanegara suka dengan permainan tradisional seperti ini. Bisa kita kemas dan jadikan destinasi wisata. Mungkin bukan hanya perlombaannya tapi juga bisa kita jual cara pembuatannya, cara bermainnya. Jadi wisatawan tak cuma datang dan menonton,” kata Ardi.

Ia juga mengajak masyarakat untuk sama-sama meramaikan kegiatan ini. Sehingga lomba Jong uga bisa menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke Batam. Terutama wisatawan mancanegara dari Singapura dan Malaysia. ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com