SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Anggaran Pilkada Kepri Butuh Rp89 Miliar

  • Reporter:
  • Selasa, 20 Agustus 2019 | 11:44
  • Dibaca : 78 kali
Anggaran Pilkada Kepri Butuh Rp89 Miliar
ilustrasi

PINANG – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri Sriwati menyatakan kebutuhan anggaran untuk pilkada serentak 2020 naik menjadi Rp89 miliar.

“Usulan awal Rp76 miliar, tapi dalam perkembangannya ternyata ada beberapa tambahan anggaran lagi,” kata Sriwati di Tanjungpinang pekan lalu.

Menurut Sriwati, penambahan anggaran itu terkait permintaan KPU RI supaya badan ad hoc pemilu digaji sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP) serta didaftarkan ke BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Selama ini, badan ad hock pemilu yang meliputi PPK, PPS dan KPPS digaji di bawah UMP dan tidak mendapatkan jaminan sosial BPJS. “Persoalan ini akan kami bahas lagi bersama Pemprov Kepri sebelum penandatanganan NPHD nanti,” ujarnya.

Sriwati mengaku meski anggaran yang dibutuhkan KPU meningkat, namun pihaknya tetap menyesuaikan dengan kemampuan keuangan Pemprov Kepri.

“Kalau pemprov misalnya hanya sanggup memberikan Rp82 miliar, ya kita sesuaikan pula kebutuhannya,” imbuhnya.

Plt Gubernur Kepri, Isdianto menyambut baik usulan KPU mengenai UMP dan jaminan sosial BPJS untuk badan ad hoc pemilu.

Menurut dia, hal itu menjadi terobosan baru pada pelaksanaan Pemilu tahun depan.

Kendati begitu, Isdianto mengaku belum bisa menjanjikan anggaran senilai Rp89 miliar itu terealisasi sepenuhnya.

“Kami lihat dulu kekuatan keuangan daerah, yang jelas tetap diperhatikan,” imbuhnya.

Mantan Kepala Dispenda Kepri itu menambahkan, seluruh anggaran pilkada 2020 akan dialokasikan pada APBD murni 2020 mendatang. Sementara pada APBD perubahan 2019 ini tidak dianggarkan sama sekali, meskipun tahapan pilkada 2020 sudah dimulai bulan September mendatang.

“Anggarannya di APBD perubahan memang tidak ada, tapi kami tetap mencari solusi agar tahapan pilkada di September ini dapat berjalan,” tutur Isdianto.

Dilantik 9 September

Sebanyak 45 orang caleg terpilih DPRD Provinsi Kepulauan Riau hasil pemilu dilantik pada 9 September 2019.

Sekretaris DPRD Kepri Hamidi, di Tanjungpinang, Jumat, mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan seluruh administrasi menjelang pelantikan 45 orang caleg terpilih.

Pelantikan mereka bertepatan dengan berakhirnya masa jabatan anggota legislatif periode 2014-2019. “Nanti yang melantik anggota DPRD Kepri itu Kepala Pengadilan Tinggi Riau. Kami sudah menyuratinya,” katanya.

Berdasarkan data KPU Kepri, jumlah anggota DPRD Kepri daerah pemilihan 1, 2, 3 dan 7 atau selain Batam mendapatkan 20 kursi. Sedangkan Batam dibagi menjadi daerah pemilihan 4, 5 dan 6 dengan jumlah kursi 25. chandra gunawan/ant

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com