SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Arifin Natsir Segera Disidangkan

  • Reporter:
  • Selasa, 19 November 2019 | 15:19
  • Dibaca : 113 kali
Arifin Natsir Segera Disidangkan
Ketiga tersangka saat konferensi pers yang digelar di Mapolda Kepri Senin (18/11)./dicky sigit rakasiwi

NONGSA – Tersangka kasus dugaan korupsi Monumen Bahasa Melayu bakal menjalani persidangan setelah penyidik Polda Kepri menetapkan status P21 atau tanda kelengkapan berkas penyidikan polisi.

Polda Kepri menghadirkan tiga tersangka kasus itu dalam konferensi pers di kantor Polda, kemarin. Tersangka yakni mantan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri Arifin Natsir, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Muhammad Nasir dan Direktur PT Sumber Tenaga Baru selaku pemenang tender, Yunus.

“Negara dalam hal ini Pemerintah Provinsi Kepri dirugikan sebesar Rp2,2 miliar,” ujar Wadirreskrimsus Polda Kepri AKBP Agus Nugroho dalam konferensi pers yang dipimpin Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga, kemarin.

Agus menyebut kerugian tersebut berdasarkan hasil audit yang dilakukan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepri. Menurut dia, penyidik juga telah memeriksa 30 orang saksi.

“Saksi sudah puluhan yang diperiksa dengan proses yang panjang,” ujarnya.

Akibat perbuatannya para tersangka dijerat dengan pasal 2 jo pasal 3 jo pasal 18 UU nomor 30 tahun 1999 yang telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Semuanya dikenakan UU Pemberantasan Tipikor,” tutupnya.

Diberitakan, jajaran Subdit III Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri menetapkan tiga tersangka atas kasus dugaan korupsi pembangunan Monumen Bahasa di Pulau Penyengat. Proyek pembangunan Monumen Bahasa di Pulau Penyengat ini bernilai sekitar Rp12,585 miliar pada 2014. dicky sigit rakasiwi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com