SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Bangkok Bank Akuisisi Bank Permata, Perkuat Posisi Sebagai Diversified Bank Terkemuka di ASEAN

  • Reporter:
  • Sabtu, 23 Mei 2020 | 11:02
  • Dibaca : 506 kali
Bangkok Bank Akuisisi Bank Permata, Perkuat Posisi Sebagai Diversified Bank Terkemuka di ASEAN
Presiden Bangkok Bank Chartsiri Sophonpanich./ist

JAKARTA – Bangkok Bank Public Company Limited (Bank) mengukuhkan posisinya sebagai diversified bank terkemuka di ASEAN dengan menyelesaikan akuisisi penting atas agregat 89,12% kepemilikan saham PT Astra International Tbk dan Standard Chartered PLC di PT Bank Permata Tbk (Permata), bank terbesar ke-12 di Indonesia berdasarkan total aset.

Transaksi dituntaskan hari ini dengan kesepakatan valuasi sebesar 1,63 kali lipat dari nilai buku Permata per tanggal 31 Maret 2020, atau sekitar Rp 33,66 triliun (US$ 2.282 juta, Baht 73.722 juta). Permata, dengan aset sebesar Rp 167,39 triliun (US$ 11.349 juta, Baht 366.595 juta) memiliki 3,75 juta pelanggan dan 312 cabang di seluruh Indonesia, resmi menjadi investasi paling signifikan untuk Bangkok Bank. Sebagai langkah selanjutnya, Bangkok Bank akan mengajukan permohonan kepada regulator keuangan Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), untuk meminta persetujuan melakukan penawaran tender wajib (mandatory tender offer) untuk sisa 10,88% saham Permata. Cabang-cabang Bangkok Bank di Indonesia akan digabungkan dengan Permata di masa yang akan datang.

Menurut Presiden Bangkok Bank, Chartsiri Sophonpanich, akuisisi Permata oleh Bangkok Bank adalah langkah strategis untuk pertumbuhan bank tersebut.

“Permata akan mengokohkan pijakan Bangkok Bank di dua perekonomian terbesar Asia Tenggara, memperkuat posisi kami sebagai bank ASEAN terkemuka. Kami akan mendukung Permata untuk mengembangkan bisnis ritel, usaha kecil dan menengah (UKM), serta korporasi. Sementara nasabah Bangkok Bank akan mendapatkan peningkatan akses untuk meraih peluang pertumbuhan di Indonesia. Kami juga berharap untuk terus memperluas kemitraan bisnis antara Permata dan Astra,” papar dia dalam rilis yang diterima KORAN SINDO BATAM, Sabtu (23/5/2020).

“Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada otoritas keuangan Indonesia dan Thailand, OJK dan Bank of Thailand, serta pihak-pihak berwenang terkait lainnya karena telah menyetujui dan mendukung akuisisi ini,” sambung dia.

Presiden Direktur Astra Prijono Sugiarto mengatakan Astra menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh pihak dalam penyelesaian transaksi Permata. “Kami melihat bahwa sektor jasa keuangan di Indonesia tetap positif dan akan melanjutkan fokus pada pertumbuhan bisnis keuangan ritel kami. Kami berharap Bangkok Bank dan Permata dapat terus meraih kesuksesan dan dapat melanjutkan kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara Grup Astra dan Permata,” papar dia.

Bill Winters, Group Chief Executive Standard Chartered, mengatakan Tim Permata telah melakukan pekerjaan luar biasa dan percaya potensi jangka panjang bisnis mereka tetap kuat, namun inti dari strategi persereoan di Indonesia kini berbeda. “Yang mana kami akan fokus pada bisnis cabang dengan kepemilikan seutuhnya. Memindahkan kepemilikan kami ke pemilik baru yang sangat dihormati dan memiliki motivasi tinggi akan memungkinkan Permata untuk melanjutkan pengembangan bisnisnya yang mengesankan,” jelas dia.

Chartsiri menambahkan Bangkok Bank memiliki sejarah panjang di Indonesia setelah membuka cabang pertamanya di Jakarta pada tahun 1968. Bangkok Bank telah hadir di Indonesia selama lebih dari 50 tahun.”Kami tetap memiliki kepercayaan tinggi terhadap perekonomian Indonesia yang tangguh dan prospek masa depan yang cerah,” kata Chartsiri.

“Selama masa-masa sulit ini, ketika negara-negara bergulat dengan pandemi Covid-19 dan dampak ekonominya, kita akan berdiri teguh bersama Permata. Bersama-sama kita akan mendukung karyawan, nasabah, dan komunitas untuk membantu mereka mengatasi tantangan-tantangan tersebut,” sambungnya.

Investasi ini akan membuka jalan bagi Permata untuk memanfaatkan keahlian Bangkok Bank dalam perbankan korporasi dan UKM, jaringan regional yang kuat dan relasi dengan perusahaan-perusahaan papan atas di Asia, serta keahlian produk lintas batas (cross-border) dan sektoral. Bangkok Bank akan mendukung nasabah Permata dengan memberikan produk dan layanan berkualitas tinggi dan meningkatkan akses mereka ke pasar luar negeri melalui jaringan Bangkok Bank di Thailand dan luar negeri. Bangkok Bank juga berkomitmen mendukung sektor korporasi dan UKM di berbagai industri, termasuk sektor pertanian dan otomotif, dalam mencapai tujuan bisnis mereka dan mempromosikan inklusi keuangan dan literasi keuangan.

Investasi Bangkok Bank di Permata akan meningkatkan kontribusi pinjaman internasional terhadap total penyaluran pinjaman Bank dari 17% menjadi 25%.

 

Sebagai gambaran bangkok Bank Public Company Limited, didirikan pada tahun 1944, adalah salah satu bank regional terkemuka di Asia Tenggara dan bank terbesar di Thailand berdasarkan deposito dan ekuitas pemegang saham. Bangkok Bank memiliki lebih dari 17 juta rekening pelanggan, hampir 1.150 cabang di seluruh Thailand dengan total aset US$ 104 miliar per 31 Maret 2020. Secara internasional, Bangkok Bank memiliki jaringan cabang luar negeri terbesar dibanding bank Thailand manapun, dengan 31 cabang luar negeri di 14 negara, termasuk China, Kamboja, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Taiwan, Vietnam, Inggris, dan Amerika Serikat.

Adapun Bank Permata adalah bank terbesar ke-12 di Indonesia berdasarkan total aset (per tanggal 31 Desember 2019) dan investasi terbesar Bangkok Bank. Permata menyediakan layanan keuangan yang komprehensif untuk 3,75 juta pelanggan di 62 kota di seluruh Indonesia melalui jaringan 312 cabang. Permata adalah pelopor mobile banking dan teknologi pembayaran digital di Indonesia, termasuk aplikasi PermataMobile X yang memiliki lebih dari 200 fitur inovatif. chandra gunawan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com