SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Banyak Pendatang Baru, Kinerja DPRD Diharapkan Membaik

  • Reporter:
  • Selasa, 13 Agustus 2019 | 12:14
  • Dibaca : 155 kali
Banyak Pendatang Baru, Kinerja DPRD Diharapkan Membaik
Kantor DPRD Kota Batam F DOK SINDO BATAM

BATAM – Lolosnya sejumlah wajah baru di DPRD Batam 2019-2024 diprediksi memunculkan ekpekstasi mengubah kinerja parlemen menjadi lebih baik. Calon anggota DPRD Batam didominasi wajah baru sebanyak 26 orang.

Pengamat Politik Kota Batam Muhammad Zainuddin menilai, kehadiran anggota DPRD Batam yang baru harus menumbuhkan semangat baru untuk menghadirkan pemikiran dan ide baru demi kesejahteraan masyarakat Batam.

“Biasanya sesuatu yang baru itu selalu kita tunggu. Apa yang selama ini dilihat di masyarakat, didengar di masyarakat yang belum dilakukan oleh sebelumnya, mereka bisa merealisasikannya,” katanya kepada KORAN SINDO BATAM, Senin (12/8).

Menurutnya, terpilihnya anggota DPRD yang baru sebanyak 26 orang menjadi barometer bagi kepercayaan publik terhadap kinerja wakil rakyat. “Artinya, separuh lagi belum bekerja dengan maksimal. Ini juga menjadi sebuah tantangan bagi anggota yang baru,” katanya.

Wakil rakyat yang baru, menurutnya, harus cepat beradaptasi dengan cepat belajar tentang menguasai masalah, regulasi, birokrasi seta belajar tentang apa saja tugas dan fungsi anggota legislatif selama lima tahun ke depan.

“Untuk melahirkan program-program yang baru itu harus cepat beradaptasi, terutama berbicara soal fungsi budgeting, legislasi dan pengawasan,” katanya.

Ia mengatakan, banyak anggota DPRD yang tidak mengetahui batasan-batasan tugasnya. Bahkan, lanjutnya, ada anggota Dewan yang melebihi tugas eksekutif. “Mampu menempatkan mereka untuk pengawasan, jangan berlaku seperti eksekutif. Batas-batas mana mereka mengerti untuk pengawasan,” ujarnya.

DPRD Batam, lanjutnya, juga harus lebih produktif lagi menghasilkan Peraturan Daerah (Perda) yang menyentuh langsung kepada masyarakat. Selain itu, para wakil rakyat juga harus berani menyusun biaya yang tidak bermanfaat.

“Anggaran belanja publik seperti biaya perjalanan dinas atau kegiatan-kegiatan yang bersifat ceremony,” katanya.

Sedangkan untuk anggota DPRD Batam yang masih terpilih, kata dia, agar lebih meningkatkan kinerjanya karena duduk kembali sebagai anggota legislatif adalah amanah yang dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

“Yang lama ini tentu sebuah amanah, kepercayaan dari masyarakat yang tidak semua orang bisa menerima, artinya mereka memang patut untuk bisa lanjut,” ujarnya.

Dari total 50 calon anggota DPRD Batam, sebanyak 26 di antaranya adalah wajah baru. Selebihnya wajah lama atau sebanyak 24 orang. Anggota DPRD Batam dari Partai Amanat Nasional, Edward Brando tercatat sebagai anggota dewan terlama. Dia menjadi anggota dewan selama 15 tahun ditambah lagi lima tahun. Dari 2004 sampai 2024. Terpilih lewat empat pemilu, 2004, 2009, 2014 dan terakhir 2019.

Sementara wakil perempuan di DPRD Batam tetap saja sebanyak empat kursi. Tiga wajah baru dan satu wajah lama. Siti Nurlailah yang diusung Partai Keadilan Sejahtera terpilih lagi. Sedang wajah baru yakni Asnawati Atiq (Nasdem), Rubina Situmorang (Hanura) dan Nina Mellanie (Golkar). Tiga nama dari dapil yang sama yakni Asnawati, Rubina dan Siti. Mereka terpilih lewat dapil Batam 2 Bengkong-Batuampar. Nina Melannie dari dapil Batam 6 Sekupang-Belakangpadang. iwan sahputra

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com