SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Batam Tuan Rumah Turnamen Tenis Meja Dunia

  • Reporter:
  • Rabu, 13 November 2019 | 16:08
  • Dibaca : 149 kali
Batam Tuan Rumah Turnamen Tenis Meja Dunia
ilustrasi

BATAM – Tournament International Table Tennis Federation (ITTF) Challenge Indonesia Open 2019 atau kejuaraan turnamen tenis meja internasional dilenggarakan di Batam. Ada sekitar 140 atlet dari 30 negara akan tampil pada event internasional yang akan berlangsung dari 13 November hingga 17 November 2019 tersebut.

Ketua Pengurus Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kepri, Ruslan Kasbulatov mengatakan ITTF Challenge sendiri merupakan pertamakalinya diselenggarakan di Indonesia. Karena itu pihaknya merasa bangga karena Batam dapat dipercaya sebagai tuan rumah untuk menyelenggarakan event olahraga bergengsi tersebut.

“Tentu ini rezeki bagi Provinsi Kerpri karena dipercaya menjadi tuan rumah event ITTF yang pertamakalinya di Indonesia,” kata Ruslan, Selasa (12/11).

Beberapa negara yang ikut berpatisipasi mengirimkan atletnya diantaranya ada dari Prancis, Jepang, China, Singapura, Malaysia, Jerman dan banyak negara-negara lainnya. Sedangkan Indonesia sendiri mengirimkan 23 atlet yang 11 atlet diantaranya adalah wakil dari Kepri untuk mengikuti turnamen kelas dunia tersebut.

Sehingga hal ini juga menguntungkan bagi para atlet-atlet muda Kepri untuk menambah jam terbang tampil pada kejuaraan internasional. Pihaknya berharap turnamen kali ini juga bisa dijadikan pengalaman bagi para atlet muda Kepri untuk melatih mental dan tentunya mengasah kemampuanya.

“Indonesia awalnya hanya mendapatkan kuota 12 pemain saja, tapi karena kita tuan rumah saya mencoba untuk lobi ITTF untuk menambah kuotanya dan ternyata disetujui ditambah 11 atlet dari Kepri,” tegasnya.

ITTF Challenge Indonesia Open 2019 sendiri akan berlangsung selama lima hari di Hi -Test Arena, Batam Centre. Total hadiah sendiri sekitar USD30 ribu. Namun, pada ajang ini para atlet sebagian besar tidak hanya mengincar hadiah, tapi lebih kepada perbaikan peringkat dunia.

Pada kesempatan itu pihaknya turut menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Kepri yang mendukung penuh kegiatan tersebut. Namun, pihaknya juga menyesalkan kepada Pemko Batam yang sama sekali tidak membantu atau memberikan dukungan penyelenggaraan even tersebut.

“Padahal ini level internasional, banyak wisatawan mancanegara yang datang ke Batam, tapi Pemko Batam sama sekali tidak merespon,” katanya.

Meskipun baru pertama kalinya diselenggarakan di Indonesia khususnya Batam, pihaknya berharap ke depan kegiatan ini bisa rutin diselenggarakan di Kepri. Sebab, Kepri sendiri sudah memiliki lapangan atau meja tenis yang sudah sesuai standar ITTF.

“Setelah kegiatan ini selesai, nanti akan kita lanjutkan dengan Kerjuda yang tetap di lapangan Hi -Test Arena, Batam Centre. PTMSI Kepri memberikan doorprize pada rombongan penonton terbanyak yang hadir untuk menyaksikan di akhir kejurda, doorprizenya empat meja tenis standart internasional” katanya..

ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com