Sindobatam

Dapatkan berita terbaru

Bengaluru sedang menguji lebih dari 100 orang yang menghadiri pertemuan medis dengan pasien Omicron tanpa riwayat perjalanan

Pejabat Bruhat Bengaluru Mahanagara Palike (BBMP) sedang melakukan contact tracing terhadap tenaga medis yang menghadiri konferensi internasional di Jakarta pada 20 November lalu dalam upaya melacak sumber varian baru Covid Omicron pada seorang dokter berusia 46 tahun asal Bengaluru, yang tidak memiliki riwayat perjalanan.

Pejabat tidak dapat menentukan sumber pengganti baru untuk pasien, yang tidak memiliki riwayat perjalanan internasional. Dokter tersebut telah menghadiri konferensi internasional di Bengaluru sehari sebelumnya untuk dinyatakan positif Covid-19.

Konferensi Tahunan Kolese Kardiologi India ke-28 diadakan di sebuah hotel di Bengaluru dan dihadiri oleh sekitar 60 profesional medis, termasuk orang yang terkena dampak. Menurut penyelenggara acara, semua peserta berasal dari Bengaluru, dan semua peserta internasional mengikuti konferensi melalui konferensi video.

Sejauh ini, tiga orang yang hadir dalam acara tersebut, termasuk dokter, dinyatakan positif Covid-19. “Saat ini kami sedang menelusuri seluruh peserta dan kontaknya untuk mengetahui apakah ada yang pernah kontak dengan virus tersebut,” kata Komisaris Khusus (Kesehatan) BBMP KV Trilok Chandra. Waktu Hindustan.

Lebih dari 100 orang, termasuk staf hotel, telah diuji, katanya, seraya menambahkan bahwa proses penelusuran kontrak akan terus berlanjut. “Seperti yang disebutkan sebelumnya, untuk mengidentifikasi sumber pengganti pada pasien kedua, kami akan melacak kontaknya selama diperlukan,” katanya dalam laporan tersebut.

Seorang dokter yang menghadiri konferensi menyatakan bahwa dokter (pasien Omicron) dinyatakan positif varian baru hanya satu hari setelah acara. “Karena virus itu masa inkubasinya 5 sampai 10 hari, kemungkinan dia tertular virus itu sebelum acara. Untuk acaranya, kita sudah melakukan segala tindakan pencegahan untuk memakai masker.” HT Ini mengutip seorang dokter, yang meminta anonimitas, mengatakan.

READ  KTT I2U2: UEA menginvestasikan $2 miliar untuk mengembangkan kompleks makanan terintegrasi di seluruh India

Pada 21 November, dokter, ahli anestesi, melaporkan gejala ringan dan menjalani tes. Sampelnya dikirim untuk pengurutan genom karena laporannya memiliki nilai CT yang rendah, menunjukkan viral load yang sangat tinggi, dan Omicron dikonfirmasi. Dokter divaksinasi terhadap Covid pada bulan Februari, dan tingkat antibodinya rendah, menurut laporan. Hal ini diketahui saat tes antibodi di rumah sakit tempat dia bekerja.

Baca semua file berita terbaruDan berita terbaru Dan Berita virus corona Di Sini.