SINDOBatam

Terbaru Metro+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Bhayangkari Santuni Korban Puting Beliung

Bhayangkari Santuni Korban Puting Beliung
Bhayangkari Santuni Korban Puting Beliung. Foto Tommy Purniawan

SEKUPANG – Bhayangkari Polresta Barelang memberikan bantuan bahan pokok kepada korban bencana angin puting beliung di Tanjungriau, Selasa (2/5). Tak hanya memberikan santunan, kedatangan istri-istri polisi ini juga memberikan semangat kepada para korban.

Kapolresta Barelang AKBP Hengki yang ikut bersama rombongan juga menyempatkan meninjau rumah-rumah korban bencana. Perwira melati dua ini mengatakan, kedatangannya bersama Bhayangkari sebagai wujud prihatin akan musibah yang dialami warga Tanjungriau. “Kami memberikan bantuan bahan pokok untuk meringankan beban para korban,” ujarnya.

Dia juga berpesan kepada korban bencana agar jangan putus asa atas bencana yang dialami, karena pasti ada yang akan membantu meringankan beban mereka. Untuk bangunan yang rusak akibat bencana ini, semoga ada solusi dari pemerintah atau lainnya agar bangunan yang rusak bisa dibenahi lagi. “Kami juga mendirikan posko dan bantuan medis,” kata Hengki.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Tanjungriau, Sunaryo mengucapkan terima kasih kepada Bhayangkari Polresta Barelang yang telah memberikan bantuan bahan pokok kepada korban.

Pasca bencana, pihaknya mendapatkan banyak keluhan dari warga yang sangat dibutuhkan material seperti kayu, seng dan papan. Karena, kebanyakan rumah yang mendapatkan bencana merupakan rumah panggung. “Harapannya agar rumah yang rusak bisa dibangun kembali,” kata sunaryo.

Waspada Bencana
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad meminta masyarakat tetap waspada dengan bencana yang terus mengintai. Pihaknya menyiagakan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk sigap mencegah dan menanggulangi bencana. “Tiga bencana yang kerap terjadi di Batam, puting beliung, kebakaran juga banjir,” ujarnya.

Dia meminta masing-masing OPD bersinergi antara Dinas Kebakaran, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Binamarga dan Sumberdaya Air serta Satuan Polisi Pamong Praja. “OPD harus cepat tanggap dengan ancaman bencana,” kata Amsakar.

Menurut dia, sudah menjadi tanggungjawab Pemko Batam untuk menanggulangi dengan cepat persoalan bencana ini. Selain itu, peran serta masyarakat juga perlu didorong agar ancaman-ancaman bencana ini bisa dideteksi dan ditanggulangi sejak dini.

Pemko Batam juga telah menyiapkan Rp2 miliar sebagai anggaran darurat. Angka ini dianggap sudah cukup untuk penanganan bagi warga yang terdampak bencana.
“Sifatnya insidentil, tidak permanen, kalau berlebih dibalikkan ke kas daerah, kalau kurang kami tambah di APBD Perubahan,” ujarnya.

tommy purniawan/fadhil

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com