SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

BP Kembangkan Baloi Kolam Jadi Pusat Bisnis

  • Reporter:
  • Selasa, 24 April 2018 | 13:04
  • Dibaca : 431 kali
BP Kembangkan Baloi Kolam Jadi Pusat Bisnis
Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo. /AGUNG DEDI LAZUARDI

BATAM KOTA – Badan Pengusahaan (BP) Batam tengah mencanangkan pembangunan lahan di atas lahan Baloi Kolam menjadi pusat bisnis baru. Letaknya yang strategis dinilai sangat potensial untuk dikembangkan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi Batam ke depan. BP Batam juga sudah menyiapkan master plan baru untuk pengembangan lahan yang saat ini ditempati pemukiman liar tersebut.

Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan, pihaknya bersama Pemko Batam tengah berupaya mencari solusi terbaik untuk merelokasi warga Baloi Kolam. Ia mengaku, sudah menyiapkan tujuh titik lokasi kaveling siap bangun (KSB) sebagai tempat relokasi para warga.

“Seperti yang disampaikan kemarin, BP Batam sudah menyiapkan tujuh titik untuk relokasi warga. Minggu ini rencananya akan bahas bersama pengusaha terkait dengan ganti rugi,” ujarnya, Senin (23/4/2018).

Tujuh titik tersebut tiga di antaranya ada di Nongsa, Kabil dan Tajungpiayu. BP Batam saat ini tengah mempersiapkan lahan-lahan sebelum nantinya merelokasi warga. Pihaknya juga belum bisa memastikan kapan akan relokasi dimulai.

Lukita menjamin lahan tempat relokasi sangat layak untuk pemukiman, sehingga warga tidak perlu khawatir. “Kami bersama-sama dengan Wali Kota Batam akan mencari jalan keluar yang terbaik. Jadi bahasanya bukan menggusur, tapi akan kami relokasi,” ujarnya.

Selain menyiapkan master plan untuk Baloi Kolam, BP Batam akan membangun Central Bussiness District (CBD) sebagai destinasi pariwisata baru. Di antaranya adalah akan membangun kawasan kota air Batam Centre. Tempat ini akan jadi pusat kegiatan bisnis baru di Batam.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan sudah beberapa kali melakukan pembahasan dengan BP Batam dan juga bersama Forum Koodinasi Pimpinan Daerah (FKPD) terkait dengan rencana pemindahaan warga Baloi Kolam. Saat ini pemerintah menyiapkan tujuh titik lokasi yang rencananya sebagai tempat relokasi para warga.

“Langkah yang kami lakukan bukan penggusuran, tetapi kami ingin memindahkan supaya masyarakat memiliki legalitas lahan tempat tinggal,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com