SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

BPJS Kesehatan Mudahkan Pengusaha dan Sehatkan Pekerja

  • Reporter:
  • Senin, 27 Agustus 2018 | 10:51
  • Dibaca : 280 kali
BPJS Kesehatan Mudahkan Pengusaha dan Sehatkan Pekerja
Suasana pelayanan BPJS di Kantor BPJS di batam Centre. / Agung Dedi Lazuardi

SINDOBATAM – Kehadiran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dinilai sangat membantu masyarakat, terutama dalam pemenuhan layanan kesehatan saat dibutuhkan. Sistem gotong royong yang diusung BPJS Kesehatan juga selaras dengan prinsip saling membantu yang sudah mengakar lama pada masyarakat Indonesia. Yakni, yang sehat membantu yang sakit dan yang kaya membantu yang miskin. Tak heran jika kemudian semua orang baik pekerja maupun masyarakat umum didorong agar menjadi peserta program jaminan tersebut. Termasuk, mendorong kalangan pengusaha agar mendaftarkan seluruh pekerjanya demi cakupan jaminan kesehatan yang lebih merata untuk pekerja.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam, Jadi Rajagukguk mengatakan hadirnya BPJS Kesehatan tidak hanya menguntungkan bagi pekerja saja. Tapi juga memudahkan bagi pemberi kerja atau pelaku usaha dalam menjamin kesehatan karyawannya. Sehingga tentu diharapkan karyawan bisa bekerja dengan tenang, karena terjamin kesehatannya dan keluarganya.

“BPJS Kesehatan tentu mempunyai peranan yang sangat penting untuk menjamin kesehatan masyarakat. Karena itu perusahaan yang memiliki karyawan wajib hukumnya untuk mendaftarkan diri menjadi peserta,” kata Jadi, Senin (27/8/2018).

Sebagai organisasi induk para pengusaha yang ada di Batam, pihaknya mengaku terus mengimbau kepada para pengusaha untuk menjalankan aturan yang sudah ada. Dimana, menurut dia bahwa perusahaan wajib mendafaftarkan seluruh karyawannya untuk menjadi pserta BPJS Kesehatan. Karena kesehatan pekerja juga menjadi bagian dari tanggung jawab pemberi kerja.

Dengan hadirnya BPJS Kesehatan tentu turut memberikan kemudahan bagi pengusaha untuk menjamin kesehatan seluruh karyawannya. Hal ini dijelaskannya kenapa Kadin Batam selalu memberikan arahan kepada anggotanya untuk menjadi pserta BPJS Kesehatan. Tujuannya tentu tidak lain adalah untuk membantu para pelaku usaha itu sendiri dalam menjalankan kewajibannya.

“Komitmen ini terus saya sampaikan kepada teman-teman pengusaha, kehadiran BPJS Kesehatan sangat penting untuk menjamin kesehatan kita semua,” katanya.

Jadi juga menjelaskan untuk di Batam sendiri pihaknya menilai hampir seluruh perusahaan sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan. Sejauh ini menurut dia Kadin belum mendapatkan laporan terkait perusahaan yang tidak mau menjadi peserta BPJS Kesehatan. Namun pihaknya juga menyampaikan agar ke depan pelayanan bisa terus ditingkatkan, baik itu untuk masyarakat pribadi ataupun karyawan perusahaan.

Kemudian, sosialisasi perlu terus dilakukan bersama untuk memberikan edukasi atau wawasan kepada perusahaan-perusahan yang ada di Batam. Baik itu yang sudah menjadi bagian dari BPJS Kesehatan ataupun perusahaan yang baru akan masuk investasi di Batam. Kadin menurut dia tidak bisa sepenuhnya mengajak pelaku usaha, tanpa ada dukungan dari pihak BPJS Ksehatan itu sendiri.

“Pelayanan yang sudah baik harus terus ditingkatkan, sehingga komplain-komplain yang mungkin saat ini masih terjadi kedepan bisa diminimalisir,” jelasnya.

Salah seorang pekerja PT Bone Mitra Abadi, Rian Hidayat mengatakan, kehadiran BPJS Kesehatan tentu sangat membantu masyarakat untuk meringankan biaya pengobatan ketika ada yang sakit. Ia mengaku sudah membuktikan sendiri bagaimana BPJS Kesehatan menjamin seluruh biaya pengobatan di rumah sakit saat anak-anaknya beberapa kali harus dirawat di rumah sakit.

Dari yang seharusnya mengeluarkan baiaya sampai jutaan, kini hanya cukup menunjukan Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada petugas. Sehingga pihaknya menilai bahwa BPJS Kesehatan sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya bagi rakyat menengah ke bawah. Rian sendiri mengaku juga sangat terbantu karena untuk iuran setiap bulannya sudah diurus langsung oleh perusahaannya.

“Kalau saya sudah merasakan langsung manfaatnya. BPJS Kesehatan sudah banyak membantu saya dan keluarga,” kata Rian.

Untuk pelayanan BPJS Kesehatan saat ini menurut Rian sudah baik, terlebih lagi kata dia dengan adanya aplikasi mobile JKN. Sebab peserta dapat menikmati berbagai kemudahan pelayanan. Seperti pendaftaran pasien secara online di faskes tingkat pertama, sehingga tidak perlu antre lama di klinik atau dipuskemas saat akan berobat.

“Saya juga pernah menggunakan aplikasi mobile JKN untuk mengecek jumlah tagihan setiap bulannya,” jelasnya.

Kepala Bidang SDM dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Batam, Irfan Rachmadi mengatakan pihaknya terus mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk segera mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan. Begitu juga dengan perusahaan-perusahaan juga agar mendaftarkan seluruh karyawannya agar bisa mendapatkan pelayan BPJS Kesehatan saat butuh biaya pengobatan.

Untuk di Batam saat ini tercatat ada sekitar 4.247 perusahaan yang sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan. Pihaknya mengaku menyambut baik, karena banyak perusahaan yang ada di Batam sudah menyadari betapa pentingnya menjadi peserta BPJS Ksehatan. Hal ini tentu juga akan menjadi motivasi tersendiri bagi pihaknya untuk terus melakukan sosialisasi kepada seluruh pelaku usaha yang ada di Batam, khusunya bagi perusahaan yang baru.

“Intinya kami mengimbau terus, khususnya bagi masyarakat perorangan. Jangan sampai saat nanti sudah sakit baru mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan,” kata Irfan.

Sementara data sampai 1 Agustus 2018 di BPJS Kesehatan Cabang Batam, total jumlah peserta sudah mencakup sekitar 93 persen dari total keseluruhan masyarakat di Batam. Dimana jumlahnya saat ini sebanyak 977.055 jiwa dari total jumlah penduduk 1.055.040. Tentu capaian ini menurut dia masih terus perlu ditingkatkan agar seluruh masyatakat bisa menjadi peserta BPJS Kesehatan.

ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com