SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Dankormar: Kemampuan Prajurit TNI Harus Diasah Terus

  • Reporter:
  • Rabu, 30 Agustus 2017 | 12:18
  • Dibaca : 445 kali
Dankormar: Kemampuan Prajurit TNI Harus Diasah Terus
pasukan khusus dari Batalyon Intai Amfibi-2 Marinir (Yontaifib-2 Mar) bersenjata lengkap saat latihan di Pulau Galang, pada Rabu Subuh (30/82017). / ARRAZY ADITYA

SINDOBATAM – Suara dentuman senjata laras panjang dan ledakan bom tiba-tiba menggerkan pantai Melayu, Pulau Galang, Rabu (30/82017) subuh. Sebanyak 53 pasukan khusus dari Batalyon Intai Amfibi-2 Marinir (Yontaifib-2 Mar) bersenjata lengkap menyerang gedung berlantai dua‎ yang terletak di bibir pantai Melayu.

Kejadian itu merupakan latihan tempur yang diberi nama FMP‎. Latihan menggunakan senjata dan peluru tajam sungguhan. Bom TNT dengan daya ledak radius 20 meter juga diledakan, semua terlihat nyata. Semua dilakukan oleh anggota profesional dan terlatih, dimana mereka juga menggunakan peralatan lengkap.‎

Selain itu, latihan yang digelar Batalyon Intai Amfibi-2 Marinir ini didukung dengan kendaraan dan fasilitas penunjang yang lengkap, seperti satu unit Pesawat Cassa 212 TNI Angkatan Laut, dua unit See raider dan tiga unit perahu karet.‎

Menurut Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Bambang Suswantono, latihan ini rutin dilaksanakan di sejumlah lokasi berbeda, hal itu sengaja mengambil lokasi dan waktu berbeda karena saat berperang sungguhan, prajurit harus siap dalam kondisi apapun.

Dankormar juga menyampaikan Indonesia merupakan kepulauan terbesar di dunia, seluruh wilayah membutuhkan pengamanan yang kuat. Terutama di wilayah laut timur yang berdekatan dengan ancaman dan sektor utara yang sering konflik.

‎”Kemampuan prajurit TNI harus diasah terus‎, saya mengapresiasi kegiatan ini karena butuh keprofesionalan diri atas resiko yang besar. Akurasi ketepan juga diperlukan pada kegiatan ini,” katanya dengan tegas.

Hal senada juga disampaikan Komandan Pasmar-2 (Dabpasmar-2) Brigjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, ia sangat memberikan nilai plus terhadap seluruh prajuritnya. Pasalnya dalam kegiatan ini tidak boleh ada sedikit kesalahan, jika tidak maka akibat fatal bisa terjadi.

“Semua prajurit sudah berlatih dan berperan secara profesional. Saya bangga melihat mereka, namun kita harus tetap tingkatkan kemampuan diri karena kondisi medan pertempuran akan selalu berbeda,” katanya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com