SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Desa di Bintan Usulkan Pasang Satelit Mangosky

  • Reporter:
  • Selasa, 18 April 2017 | 09:51
  • Dibaca : 812 kali
Desa di Bintan Usulkan Pasang Satelit Mangosky
Kepala Dinas PMD Roni Kartika (tengah depan) memimpin rapat antara kepala desa dengan dengan manajemen PT Telkom Kepri di Kantor Dinas PMD, Bandar Seri Bentan, Senin ( 17/4 ).m rofik

SERI BENTAN – Jaringan internet di sebagian besar desa di Kabupaten Bintan banyak bermasalah (lelet). Meski ada jaringan Global System for Mobile (GSM), General Packet Radio Services (GPRS) dan Base Transceiver Station (BTS), internet di belasan desa masih lelet. Untuk mengatasi kendala tersebut, 10 kantor desa mengusulkan pemasangan satelit mangosky ke PT Telkom Wilayah Kepri di Batam.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) BINTAN Roni Kartika mengatakan, sepuluh desa tersebut sebagian besar lokasinya di pulau. Di antaranya Pulau Tambelan, Numbing, Mapur, Kelong maupun Pulau Pangkil.

“Pemasangan satelit mangosky ini harganya Rp25,5 juta per tahun, per desa. Pembayarannya diambilkan dari dana desa,” ujar Roni usai memimpin Rapat Mekanisme Evaluasi APBDes 2017 dan Sosialisasi Program Internet Desa (Manggoes Sky) di Kantor Dinas PMD, Bandar Seri Bentan, Senin (17/4).

Sedangkan untuk program e-Desa, yang mempermudah administrasi pedesaan dengan sistem elektronik disimpan di website, yang menghemat kertas kerja dan biaya, anggarannya Rp18 juta per tahun. “Jadi pembelian satelit dan programnya Rp43,5 juta totalnya per tahun,” terangnya.

Pemasangan satelit mangosky, kata dia, guna mendukung keberhasilan dan kemajuan suatu desa agar tertib dan cepat proses administrasi dalam pelayanan kepada masyarakat.

Juga agar berjalannya program e-Goverment, e-Desa serta Program sistem keuangan desa (Simkeudes) secarara online, agar proses pelayanan kepada masyarakat lebih terintegrasi .

Ini merupakan tindak lanjut atas percepatan penerapan Program Smart City, pihaknya menghadirkan seluruh camat, lurah serta kepala desa agar mendengarkan langsung pemaparan dari PT Telkom Kepri-Kota Batam terkait manfaat mangasky, sistem pengoperasian, biaya operasional hingga permasalahan jaringan di tiap desa.

“Misalnya terjadi musibah seperti kebakaran datanya tidak akan hilang karena sudah tersimpan dalam aplikasi penyimpanan (cloud),” ungkapnya.

Sementara, Business Government Enterprise Service (BGES) PT Telkom Kepri Firdaus mengatakan, beberapa penghematan anggaran akan didapat bila menggunakan aplikasi e-Desa. Seperti penghematan biaya ATK, percepatan akses komunikasi hingga penghematan tempat untuk penyimpanan database baik kependudukan maupun pembangunan desa.

“Lebih dari 60 template dengan berbagai variasi manfaat yang kita tawarkan mulai dari sistem data permohonan KTP, form data kependudukan hingga surat pengantar,” ujar Firdaus.

Program Satelit Manggoes Sky dengan kapasitas 15 giga byte/desa. Adapun manfaat produk Manggoes Sky dapat menjadi salah satu solusi khususnya dalam masalah akses internet di wilayah terpencil. Secara filosofi arti Mangoes Sky itu sendiri adalah Human Go to Sky (manusia ke awan).

“Layanan yang disediakan oleh produk ini adalah layanan internet berbasis satelit dengan harga murah. Area layanan dari produk ini juga meliputi seluruh wilayah di Indonsia,” katanya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com