SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Disokong Pengusaha dan Nazief, Lukita Daftar ke PDIP

  • Reporter:
  • Selasa, 17 September 2019 | 11:12
  • Dibaca : 126 kali
Disokong Pengusaha dan Nazief, Lukita Daftar ke PDIP
Mantan Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mendaftar ke PDIP sebagai bakal calon wali kota. /ahmad romadi

BATAM – Mantan kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo merambah dunia politik dengan mendaftarkan diri sebagai calon wali kota Batam lewat PDI Perjuangan. Ia disokong kalangan pengusaha dan Nazief Soesila Dharma, mantan wali kota Batam.

Mengenakan peci hitam, kemeja lengan panjang warna merah dan celana hitam, Lukita resmi menyerahkan formulir pendaftaran yang sehari sebelumnya diambil di kantor PDIP Batam di bilangan Batam Centre, Senin (16/9) siang. Formulir pendaftaran itu salah satu tahapan untuk mencalonkan diri sebagai kandidat dalam Pilwako Batam 2020 lewat partai politik.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam Jadi Rajagukguk, mantan wali kota Batam Nazief Soesila Dharma dan sejumlah pengusaha menyokong Lukita. Saat pendaftaran, Jadi dan Nazief serta sejumlah orang mendampingi Lukita dengan berjalan kaki dari Hotel PIH menuju kantor DPC PDIP Batam yang hanya dipisah blok dan jalan. Sebelumnya, Lukita menggelar konferensi pers di Hotel PIH Batam Centre.

Rombongan Lukita diterima pengurus teras PDIP Batam antara lain Ketua Tim Penjaringan Sulhan, Sekretaris PDIP Batam Ernawati dan Koordinator Komunikasi Politik Budi Mardiyanto.

Lukita menyatakan pengembalian formulir tersebut sebagai bentuk keseriusannya ikut berkompetisi dalam pemilihan wali kota (pilwako) Batam 2020. Ia mengaku sudah mendapat dukungan dari tokoh masyarakat dan dunia usaha untuk maju di Pilkada Batam. Lukita juga sudah pensiun dari pekerjaannya sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

“Saya maju bagian dari bentuk komitmen untuk membangun Batam. Terima kasih atas penerimaan jajaran PDIP,” ujar Lukita.

Lukita menegaskan, keyakinannya untuk bisa menang, kecuali ada hal lain yang dikehendaki Tuhan. “Dengan keyakinan saya katakan, harus menang, karena dukungan teman-teman,” tegasnya.

Jika nantinya diberi amanah dirinya yakin mampu membangun Batam menjadi lebih maju, dengan menyatukan dua mesin penggerak antara BP Batam dan Pemko Batam untuk menyatukan visi dan misi.

Karena menurutnya, berdasarkan pengalamannya memimpin BP Batam, secara tidak langsung mengetahui segala seluk belum BP Batam, yang nantinya mampu digandengkan dengan Pemko Batam. “Jika mendapat amanah, tentu saya juga tau seperti apa Pemko Batam, tinggal disatukan visi dan misi yang memang sama-sama ingin mengembangkan Batam,” katanya.

Chandra Ibrahim Serahkan Formulir

Sementara itu pada hari yang sama, Ketua PWI Kepri Candra Ibrahim mengungkapkan kesiapannya untuk maju sebagai cawako/cawawako Batam untuk lima tahun ke depan. “Kami tidak main-main dan ini bukti keseriusan kami untuk mengikuti bursa cawako dan cawawako Batam,” ungkap Candra.

Ia juga mengapresiasi niat baik PDI
Perjuangan yang telah membuka pendaftaran cawako dan cawawako
Batam. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesarnya. Apapun yang jadi keinginan kita, diberi kelancaran Allah,” katanya.

Di DPC PDI Perjuangan Batam, Candra bersama pendukung diterima langsung oleh ketua panitia penjaringan, Sulhan didampingi Koordinator Komunikasi Politik penjaringan DPC PDIP Kota Batam, Budi Mardiyanto berserta kader PDI Perjuangan lainnya. “Dengan ini berkas atas nama Pak Candra saya terima secara resmi,” kata Sulhan.

Disebutkan Zulhan, berkas ini akan diverifikasi tim penjaringan untuk selanjutnyan diplenokan pada 20 September hingga 21 September 2019 nanti. Selanjutnya pada tanggal 23 September berkas sudah diserahkankan ke DPD PDI Perjuangan untuk dilanjutkan ke DPP PDI Perjuangan.

“Tanggal 23 sudah sampai di DPP. Dari DPP nanti baru ada tim khusus yang melakukan penajaringan dan sekaligus mengeluarkan penetapan calon yang akan diusung,” katanya. iwan sahputra

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com