SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

DONASI LAWAN COVID-19 DI BATAM: Hari ke-10 Sentuh Rp15 Miliar, APD Akan Disumbangkan Lagi

  • Reporter:
  • Sabtu, 28 Maret 2020 | 10:35
  • Dibaca : 121 kali
DONASI LAWAN COVID-19 DI BATAM: Hari ke-10 Sentuh Rp15 Miliar, APD Akan Disumbangkan Lagi
Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Amsakar Achmad menerima penyerahan bantuan alat 800 rapid tes Covid-19 dan dana Rp2,5 miliar untuk penanganan wabah Covid-19, Kamis (26/3). /ahmad romadi

BATAM – Gerakan Donasi Melawan Covid-19 di Batam terus bertambah. Memasuki hari ke sepuluh atau Jumat (27/3) malam, gerakan telah mengumpulkan donasi senilai Rp15.544.676.000.

Bantuan alat medis sudah diserahkan ke Tim Gugus Tugas Covid-19 Batam dan langsung didistribusi untuk digunakan. Gerakan donasi pekan ini menyerahkan dana Rp2,5 miliar dan 800 rapid tes setelah sebelumnya telah menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD).

Total donatur hingga Jumat (27/3)  sudah sebanyak 317 masyarakat dari berbagai kalangan di Kota Batam. Sumbangan bisa disalurkan melalui rekening a.n Donasi Covid-19 Batam, dengan nomor rekening BNI 12-9991 2882.

Penggalangan dana dimulai sejak Rabu (18/3/2020). Penggalangan dana diinisiasi oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kepri dan Batam, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kepri dan Yayasan Buddha Tzu Chi Batam.

Dari donasi ini, dana akan digunakan untuk mendatangkan peralatan medis untuk penanganan dan pencegahan korona di Batam. Alat itu antara lain Sar-COV 2 Strep sebanyak 500 pieces, Rapid Test sebanyak 1.000 pieces, APD 500 pieces, dan N-Cov test sebanyak 1.000 pieces. Hal terpenting pengusaha yang ada di Batam ini juga akan menghadirkan mesin Polymerase Chain Reaction ( PCR), mesin pendeteksi COVID-19 yang memang saat ini belum dimiliki BTKLPP Batam.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi menjelaskan bantuan dana akan digunakan untuk operasional di lapangan baik itu untuk tim kesehatan ataupun pihak keamanan. Karena selama ini pihaknya menurunkan tim untuk mengedukasi masyarakat agar tidak keluar rumah dan menjauhi keramaian.

Kemudian untuk 800 rapid tes akan segera digunakan untuk melakukan pengecekan masyarakat yang kemungkinan mengalami gejala mirip Covid-19. Jika nantinya diketahui positif maka akan langsung dilakukan perawatan dan jika tidak maka akan langsung dipulangkan.

“Dengan bantuan dari pelaku usaha diharapkan bisa membantu pemerintah dalam upaya pencegahan Covid-19 agar tidak meluas,” ujar dia.

Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kepri, Eddy Hussy, mengatakan pihaknya akan terus berupaya membantu pemerintah melawan Covid-19. Selain rapid tes, pihaknya juga akan memberikan bantuan berupa alat pelindung diri (APD), hanya saja diperkirakan tiba di Batam sekitar dua pekan ke depan.

“Kami sudah pesan mudah-mudahan dua pekan lagi tiba,” ujar dia. Ahmad romadi

Berikut nama-nama donator Donasi Lawan Covid-19 Batam: 

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com