SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kadin Kepri Teken Kontrak Investasi dengan Korporasi AS

  • Reporter:
  • Rabu, 20 November 2019 | 15:17
  • Dibaca : 89 kali
Kadin Kepri Teken Kontrak Investasi dengan Korporasi AS
ilustrasi

BATAMKOTA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepri melakukan penandatanganan kontrak kerja sama dengan perusahaan Amerika Serikat (AS), QPAC dan PT OOK Perkasa. Korporasi itu berkomitemen investasi di FTZ Batam.

“Penandatanganan kontrak kerjsama sudah dilakukan di Los Angeles,” ujar Ketua Umum Kadin Kepri, Akhmad Ma’ruf Maulana, Selasa (19/11).

Ia mengatakan, penandanganan tersebut didampingi Konsul General Saud P Krisnawan, Wakil Ketua Umum Kadin Kepri Yustinus dan Mulyana Aling, juga BKPM dan Indonesia Trade Promotion Centre dengan Martina Anggelika di Los Angeles, AS.

Perusahaan asal Amerika ini, katanya, resmi berinvestasi di Indonesia, tepatnya di Batam dengan nilai investasi Penanaman Modal Asing (PMA) tersebut mencapai USD50 juta atau sekitar Rp700 miliar (kurs Rp14.000).

“Kami berangkat ke Amerika untuk melakukan kontrak kerja sama dengan perusahaan Amerika. Perusahaan tersebut resmi berinvestasi di Batam,” katanya.

Delegasi Kadin Provinsi Kepri yang berangkat ke AS, antara lain Ketua Kadin Provinsi Kepri Akhmad Ma’ruf Maulana, Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Yustinus, Wakil Ketua Umum Bidang Pariwisata Aling Mulyana, dan Ketua Kadin Kota Batam Jadi Rajagukguk.

Ma’ruf mengatakan, perusahaan QPAC dengan PT OOK Perkasa akan menempati salah satu industri atau pabrik di Wiraraja Industrial Park, Kabil, Punggur, Kota Batam. Untuk tahap awal, jumlah tenaga kerja yang akan terserap di industri ini sebanyak 400-500 orang.

Ma’ruf menambahkan, Perusahaan QPAC akan memproduksi street film dan lakban serta isolasi. Semua produk yang dibuat di Batam selanjutnya diekspor ke Amerika. “Perusahaan ini 100 persen berorientasi ekspor,” kata Ma’ruf.

Ma’ruf berharap agar investor asing yang masuk ke Batam mendapat kenyamanan dan kemudahan berinvestasi.

“Kami minta pemerintah memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi investor, tidak dipersulit atau tidak ‘dibegal’ agar investor benar-benar nyaman berinvestasi di Batam,” ujarnya. iwan sahputra

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com