SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kapolres Bagikan Masker untuk Wisatawan di Karimun

  • Reporter:
  • Selasa, 28 Januari 2020 | 09:33
  • Dibaca : 108 kali
Kapolres Bagikan Masker untuk Wisatawan di Karimun
Kapolres Karimun AKBP Yos Guntur Yudi membagikan masker kepada wisman di Pelabuhan Internasional Karimun, Senin (27/1). /ERNIS HUTABARAT

KARIMUN – Kapolres Karimun AKBP Yos Guntur Yudi membagikan langsung masker kepada wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke daerah tersebut. Masker tersebut diberikan langsung saat wisman turun dari kapal di Pelabuhan Internasional Karimun, Senin (27/1).

“Ini langkah untuk mewaspadai masuknya virus corona di Karimun,” ujarnya.

Sejauh ini, Karimun sudah membentuk Tim Gerak Cepat (TGC) yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Karantina, Bea Cukai, Dinas Pertanian dan Polri. Dan di setiap pintu masuk ke Karimun seperti pelabuhan sudah dibangun posko.

“Selain memberikan masker, juga semua penumpang yang datang akan dicek suhu tubuh untuk memastikan tidak ada virus corona masuk ke Karimun,” ujarnya.

Untuk di Karimun, Dinas Kesehatan Kepri sudah menunjuk Rumah Sakit Muhammad Sani untuk merujuk jika ada kasus corona ditemukan.

Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana menyatakan, se Kepri ada empat rumah sakit rujukan untuk mengantisipasi kasus ini, yakni Rumah Sakit Embung Fatimah (Batam), Rumah Sakit BP Batam, Rumah Sakit Muhammad Sani (Karimun), dan Rumah Sakit Raja Ahmad Tabib (Tanjungpinang). Empat rumah sakit ini sudah menyiapkan peralatan, SDM, pola tata laksana kasus, serta alat pelindung diri yang memadai guna mencegah penyebaran virus mematikan tersebut.

“Jika sewaktu-waktu ditemukan diduga (suspect) virus corona, maka pihak rumah sakit sudah siap melakukan isolasi agar virus tak menyebar,” ujar Tjetjep.

Tjetjep turut mengimbau warga tak perlu khawatir menyangkut penyakit yang tengah menggemparkan dunia itu. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat dapat menjaga kesehatan diri maupun lingkungan sekitar.

Tjetjep menambahkan, selain empat rumah sakit rujukan Kemenkes, total ada 18 rumah sakit yang tersebar di tujuh kabupaten/kota di Kepri yang sudah siap menangani virus asal Kota Wuhan, China tersebut.

Dia pun menegaskan Kepri khususnya Kota Tanjungpinang dan Batam masuk dalam kategori daerah rawan terpapar virus corona di Indonesia, karena berbatasan langsung dengan negara tetangga sekaligus menjadi pintu masuk kunjungan wisman terbesar asal China.

“Pemerintah saat ini tak tinggal diam, warga tak perlu resah. Kami telah bekerja optimal untuk mencegah masuknya virus corona di Kepri,” kata Tjetjep.

Sementara itu, di Anambas, dinas kesehatan setempat terus lakukan deteksi dini terhadap penyebaran virus corona. Kabid P2P Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk Pemkab Anambas Baban Subhan mengatakan, sampai saat ini di Anambas belum ada yang terdeteksi virus tersebut.

“Salah satu antisipasi adalah deteksi dini terhadap kapal luar yang masuk ke Anambas terutama yang dari Tanjungpinang,” kata Baban, Senin(27/1).

ernis hutabarat/jhon munthe/ant

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com