SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Karyawan KTM Resort Gelapkan Uang Rp42 Juta

  • Reporter:
  • Jumat, 20 Juli 2018 | 15:21
  • Dibaca : 257 kali
Karyawan KTM Resort Gelapkan Uang Rp42 Juta
ilustrasi

BATAM – KTM Resort melaporkan seorang karyawannya, Riko Puja (43), atas dugaan penggelapan uang senilai Rp42 juta. Riko dibekuk Polsek Sekupang, Senin (16/7/2018).

“Uang untuk bayar pajak mobil operasional perusahaan ditilap pelaku,” ungkap Kapolsek Sekupang Kompol Oji Fahroji, kemarin.

Polsek menangkap Riko di kediaman Riko di Tiban Ayu, Sekupang. Pria asal Sumatera Selatan tersebut dilaporkan oleh perusahaan tempatnya bekerja, KTM Resort Sekupang, Senin (16/7/2018) lalu.

Selain pelaku, polisi juga menyita beberapa barang bukti berupa STNK kendaraan, bukti transfer antar bank dan sejumlah dokumen pembayaran pajak kendaraan yang telah dipalsukan.

Berdasarkan alat bukti dan hasil gelar perkara, polisi kemudian menetapkan RP sebagai tersangka tindak pidana penggelapan. “Pelaku sudah mengaku,” sambung Oji.

Oji mengungkapkan pelaku diminta membayarkan pajak enam mobil operasional perusahaan. Bukannya dibayarkan, uang dari perusahaan malah dipakai buat foya-foya. Perusahaan ditaksir mengalami kerugian senilai Rp42 juta. “Uangnya habis dipakai foya-foya di tempat hiburan malam dan membeli kebutuhan,” ujar Oji.

Atas perbuatan tersebut, tersangka akan dijerat Pasal 378 dan 372 tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Humas KTM Resort Sekupang Djui Tjie mengatakan kasus penggelapan yang dilakukan Riko Puja ketahuan setelah audit keuangan perusahaan dari transaksi perbankan. Perusahaan menemukan kejanggalan, yaitu adanya pembelian barang dengan menggunakan uang perusahaan namun barang yang dimaksud tidak ada saat hendak dipastikan fisiknya. Selain itu pelaku juga tidak membayarkan pajak mobil yang dikuasakan kepada pelaku.

“Pajak mobil operasional tidak dibayarkan ke samsat, pelaku juga mengelabui perusahaan dengan fotokopi STNK mobil yang disertai dengan bukti pembayaran pajak tahun sebelumnya berjumlah puluhan juta rupiah,” kata Djui Tjie, Kamis (19/7/2018). romi kurniawan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com