Sindobatam

Dapatkan berita terbaru

Kedutaan Besar AS menjadi sasaran tujuh mortir di Bagdad;  Untuk kedua kalinya dalam setahun

Kedutaan Besar AS menjadi sasaran tujuh mortir di Bagdad; Untuk kedua kalinya dalam setahun

Untuk kedua kalinya dalam setahun, kedutaan besar AS di Bagdad diserang oleh rudal pada hari Jumat, lapor Reuters, mengutip seorang pejabat militer AS. Serangan terbaru ini merupakan salah satu serangan terbesar terhadap kedutaan dalam beberapa tahun terakhir.

Terjadi peningkatan bertahap dalam jumlah serangan terhadap kedutaan besar AS dan pangkalan militer di wilayah tersebut setelah dimulainya perang antara Israel dan Hamas. Sejauh ini, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, namun serangan sebelumnya terhadap pasukan Amerika dilakukan oleh faksi yang bersekutu dengan Iran dan menargetkan kepentingan Amerika di Suriah dan Irak karena dukungan Washington terhadap Israel dalam perangnya di Gaza.

Seorang pejabat militer AS mengatakan kepada Reuters bahwa ada kemungkinan lebih banyak proyektil yang ditembakkan ke kompleks kedutaan, namun tidak jatuh ke dalam.

Pejabat itu juga menambahkan bahwa serangan itu menyebabkan kerusakan yang sangat kecil namun tidak ada korban jiwa, lapor Reuters. Ledakan terdengar di dekat kedutaan di pusat ibu kota sekitar pukul 04.00 (01.00 GMT) pada hari Jumat. Sirene diaktifkan, meminta orang-orang untuk berlindung.

Kantor berita tersebut melaporkan, mengutip media resmi, bahwa serangan itu juga merusak markas besar badan keamanan Irak. Pejabat militer AS juga menambahkan bahwa Pangkalan Udara Ain al-Asad, yang menampung pasukan AS dan internasional lainnya di Irak barat, juga menjadi sasaran namun proyektilnya tidak jatuh ke pangkalan tersebut.

Mengacu pada serangan yang dilancarkan oleh kelompok-kelompok yang bersekutu dengan Iran di Timur Tengah, Sheikh Ali Damous, seorang pejabat senior di kelompok Hizbullah Lebanon, mengatakan pada hari Jumat bahwa serangan-serangan ini adalah upaya untuk memberikan tekanan guna menghentikan serangan Israel di Jalur Gaza. Namun dia tidak secara spesifik merujuk pada serangan hari Jumat itu.

READ  India telah membeli 34 juta barel minyak Rusia yang dikurangi sejak invasi Ukraina: data - dunia

Sheikh Ali Damoush, seorang pejabat senior di kelompok Hizbullah Lebanon, mengatakan dalam khotbah Jumatnya bahwa serangan yang dilancarkan oleh kelompok sekutu Iran di Timur Tengah bertujuan untuk memberikan tekanan guna menghentikan serangan Israel di Jalur Gaza. Dia tidak menyebut secara spesifik penyerangan kedutaan AS yang terjadi pada Jumat.

Selain serangan terbaru tersebut, sekelompok milisi Syiah yang bersekutu dengan Iran dan beroperasi di bawah bendera Perlawanan Islam di Irak mengaku bertanggung jawab atas puluhan serangan terhadap pasukan Amerika di Irak dan Suriah. Menanggapi serangan-serangan ini, Amerika Serikat melancarkan serangkaian serangan yang menewaskan sedikitnya 15 militan di Irak dan tujuh orang di Suriah.

Peringatan Penting!Livemint menduduki puncak tangga lagu sebagai situs berita dengan pertumbuhan tercepat di dunia 🌏 klik disini untuk mengetahui lebih lanjut.