SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Manfaatkan CSR untuk Membangun Daerah

  • Reporter:
  • Sabtu, 14 September 2019 | 10:11
  • Dibaca : 128 kali
Manfaatkan CSR untuk Membangun Daerah
Wakil Bupati Bintan Apri Sujadi berbincang dengan Wakil Bupati Kulonprogo Sutedjo di Kantor Bupati Kulonprogo, Provinsi DI Yogyakarta, Kamis (12/9). /NOVEL M SINAGA

BINTAN – Bupati Bintan Apri Sujadi menuturkan, pihaknya segera merancang penerapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) agar partisipatif dan bisa dikelola untuk pembangunan daerah.

Apri berharap, agar pemanfaatan dana CSR nantinya bisa mendukung beberapa program pemerintah daerah. Hal tersebut didapatkannya saat kunjungan dan berdiskusi bersama Wakil Bupati Kulonprogo Sutedjo di Kantor Bupati Kulonprogo, Provinsi DI Yogyakarta, Kamis (12/9).

Ia menyampaikan, dirinya sudah menerima informasi terkait tata kelola program CSR yang diterapkan di Kabupaten Kulonprogo bagi peningkatan pembangunan di daerahnya. Untuk itu, ia berharap agar pengelolaan serupa hendaknya mampu diterapkan di Kabupaten Bintan.

“Banyak hal yang perlu kita ketahui, khususnya terkait penerapan, kepastian hukum dan lain-lain khususnya pemanfaatan CSR yang digunakan bagi mendukung pengelolaan pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia mencotohkan, terkait pemanfaatan dana CSR Kabupaten Kulonprogo yang dikelola dan dipergunakan bagi kemajuan berbagai bidang di antaranya kesehatan, pendidikan, UMKM serta ketenagakerjaan.

“Perlu suatu mekanisme terkait pemanfaatan dana CSR tersebut, sangat penting untuk mendukung seluruh sektor bidang. Khususnya mendukung berbagai sektor bidang yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sebagai contoh bidang pendidikan secara mekanisme tidak bisa disalurkan bagi tingkat SMA atau mahasiswa karena kewenangan ada di Provinsi, namun kita merasa bahwa kita memiliki tanggung jawab kepada masyarakat sehingga hal ini harus segera kita realisasikan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kulonprogo Sutedjo menuturkan bahwa payung hukum yang diterapkan pemerintahnya diatur melalui Peraturan Daerah serta peraturan Bupati Kulonprogo. Hasil payung hukum tersebut diterapkan melalui beberapa program untuk mengetaskan beberapa permasalahan di masyarakat.

“Untuk bidang ketenagakerjaan beberapa pelatihan diberikan bagi tenaga kerja, maka pencapaian angka pengangguran di Kulonprogo juga kecil hingga mencapai 1,49 persen. Lalu, implementasi CSR juga diterapkan baik untuk modal usaha, program desa binaan, bedah rumah, beasiswa pelajar dan bantuan pengobatan,” katanya.

novel m sinaga

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com