Sindobatam

Dapatkan berita terbaru

Pelarian pengemudi yang ajaib setelah mobil itu menimpanya

Warga setempat yang ketakutan segera bergegas ke mobil untuk membantu pria itu.

Seorang pengemudi yang beruntung lolos dari tertabrak kendaraan kargonya ketika macet di sebuah lubang di China. Insiden tersebut terjadi di Kota Liangshan, Provinsi Sichuan, pada 11 Januari, dan dilaporkan oleh kamera pengintai yang dipasang di area tersebut. Rekaman itu memperlihatkan pengemudi berusaha mengarahkan truk beroda tiga mundur menuruni jalan pegunungan yang curam. Tapi dia rupanya salah menghitung tikungan, menyebabkan salah satu roda mobil tergelincir ke tepi dan membuatnya keluar dari pintu.

Pria itu tidak langsung jatuh ke jalan tetapi terlempar ke seberang celah. Sementara itu, mobil terus melaju dan terguling, menjepit pengemudi di bawahnya.

Warga setempat yang ketakutan segera bergegas ke mobil untuk membantu pria itu. Mereka juga bergabung dengan beberapa orang yang lewat yang mengangkat truk dan menghentikan pengemudinya.

Hebatnya, pengemudi nyaris lolos dengan goresan dan pergi.

Beberapa bulan yang lalu, video mengerikan lainnya menunjukkan seorang wanita secara ajaib melarikan diri dari tertabrak kendaraan. Klip itu dibagikan di Twitter oleh Petugas Polisi India (IPS) VC Sajjanar.

Klip terbuka untuk menunjukkan jalan yang sibuk, di mana seorang wanita terlihat menyeberang jalan dan terlihat dengan becak bermotor stasioner dengan pengemudinya duduk di dalam. Beberapa saat kemudian, sebuah mobil putih yang melaju kencang terlihat menabrak becak dari belakang dan menjatuhkannya.

Dalam hitungan detik, wanita itu berhasil lolos dari tabrakan kedua mobil saat becak berbelok dan jatuh di sisi lain saat mobil menabrak tiang.

Petugas IPS, dengan membagikan video tersebut, mengajukan pertanyaan terkait keselamatan di jalan raya dan meminta masyarakat untuk berhati-hati saat berada di jalan raya.

READ  Berita Langsung Krisis Ukraina, Berita Rusia- Ukraina Hari Ini, Rusia Berita Perang Ukraina, Berita Krisis Ukraina, Berita Rusia Ukraina