SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pemkab Bintan Mulai Garap Wisata Pulau Mapur

  • Reporter:
  • Senin, 29 Mei 2017 | 12:38
  • Dibaca : 1249 kali
Pemkab Bintan Mulai Garap Wisata Pulau Mapur
Seorang pengunjung menikmati keindahan pasir panjang di Pantai Songseng Mapur 1, Kecamatan Bintan Pesisir, Mingu (28/5). m rofik

BINTAN PESISIR – Pemkab Bintan akan menggarap potensi wisata Pulau Mapur, Kecamatan Bintan Pesisir yang jaraknya 11 mil laut dari Pulau Bintan. Salah satunya dengan menyiapkan sarana prasarana serta pembangunan infrastruktur secara bertahap.

Kepala Dinas Pariwisata Bintan Luki Zaiman Prawira mengatakan, untuk menjual potensi pariwisata ke luar daerah, berbagai fasilitas harus disiapkan terlebih dahulu. Di antaranya menyediakan aksebilitas kapal dari Pantai Indah Kijang, Bintan Timur yang berjarak 11 mil laut. “Prasarana jalan di pemukiman, Kampung Nendiang juga ditingkatkan dengan semenisasi. Untuk sarana prasarana lainnya, seperti air bersih, telekomunikasi, listrik akan dibenahi secara bertahap,” ujar Luki, kemarin.

Menurut dia, pemerintah daerah berusaha keras mempromosikan Pulau Mapur ke luar daerah. Di antaranya dengan menggelar event Eco Run 5K Mapur Island. Pihaknya juga akan mengundang pemilik-pemilik lahan agar mengolah pulau yang mereka kuasai. Juga megembagkan masyarakat desa agar bisa melayani turis-turis yang datang.

“Pantainya bagus, terumbu karangnya indah. Tetapi harus juga kita tingkatkan promosinya ke luar daerah maupun ke luar negeri,” katanya.

Pulau Mapur sendiri berada dalam kawasan Desa Mapur yang memiliki luas daratan 44 Km2, sedangkan luas lautan 442 Km2. Terdapat 13 Pulau yang menjadi bagian administratif Desa Mapur, sebelas pulau di antaranya masih kosong dan tidak berpenghuni. Seperti Pulau Air, Jeraha, Gego, Bayan, Putang, Busung Dallas, Busung Teba, Melibun, Sentut, Larang, Pulau Ledang, dan dua pulau berpenghuni di antaranya Pulau Merapas dan Pulau Mapur.

Dengan jumlah penduduk 500 orang, Pulau Mapur dengan pulau-pulau di sekitanya ini menyimpan segudang panorama alam yang sangat indah. Sepanjang pesisir pantai Pulau Mapur terdapat gugusan bebatuan kokoh dan pantai panjang berpasir putih yang bersih. Keindahan pantai di Pulau Mapur tidak kalah indahnya dengan pantai lainnya. Pasir pantai yang begitu lembut dan lingkungannya yang bersih menjanjikan keindahan alam dan kenyamanan, sekaligus kedamaian.

Panorama alam bawah laut yang elok, menyediakan keindahan terumbu karang dengan ratusan jenis ikan. Bisa menjadi surga bagi para snorkeling dan scuba diving. Bahkan sangat menyenangkan bagi yang hobi memancing, di lautan yang berhadapan langsung dengan laut China Selatan.

Namun sayangnya, pulau yang sudah dihuni sejak tahun 1800 didominasi suku Melayu yang menyambut baik para pendatang ini, belum tersentuh investor. Potensi pariwisata yang besar ini belum dijamah para pemodal untuk membuka hotel/resort.

Kepala Desa Mapur Zuhriadi mengatakan, pantai pasir panjang Songseng, yang merupakan pantai pasir terpanjang di Pulau Mapur, panjangnya lebih dari dua kilometer dengan pasir putih putih bersih.

“Di Pantai Belakang (bagian belakang Pulau Mapur) pantainya juga berpasir panjang, putih bersih, sekitar satu kilometer panjangnya. Tetapi belum juga ada investor yang menggarap,” ujar Zuhriadi.

Ia berharap, ada investor yang mau menanamkan modalnya agar terbuka lapangan kerja untuk pemuda dan remaja desa. Serta potensi desa termanfaatkan maksimal.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com