SINDOBatam

Terbaru Metro+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pengelola Pasar Diminta Pasang Videotron, Tampilkan Daftar Harga Bahan Pokok

  • Reporter:
  • Sabtu, 24 Agustus 2019 | 14:48
  • Dibaca : 99 kali
Pengelola Pasar Diminta Pasang Videotron, Tampilkan Daftar Harga Bahan Pokok
Pegawai Disperindag Kota Batam dan Tim Satgas Pangan menginspeksi harga cabai di Pasar Tos 3000 Jodoh, kemarin. /dicky sigit rakasiwi

BATAMKOTA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam mengimbau semua pengelola pasar di Batam untuk memasang videotron yang menampilkan harga-harga bahan pokok. Hal ini dilakukan agar masyarakat bisa mengetahui harga bahan pokok sebelum belanja.

“Kenapa pakai videotron. Supaya terlihat baik oleh penjual maupun pembeli. Kalau pakai layar kecil tidak terlihat. Kalau pakai tulis tangan, nanti ada tangan jahil yang menghapus,” kata Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau di Batam Centre, Jumat (23/8).

Penggunaan videotron ini, menurutnya, tidak akan membuat harga kebutuhan pokok di pasar tersebut menjadi mahal. Karena operasional layar digital berukuran besar ini tidak dibebankan ke pedagang. Melainkan akan ada dipadukan dengan iklan di videotron.

“Nanti di videotronnya bisa pasang iklan. 90 persen untuk informasi harga. 10 persen iklan. Jadi biaya operasionalnya bisa dari iklan itu,” katanya.

Videotron juga akan dipasang di pasar TPID yang akan diresmikan dalam waktu dekat ini, Gustian Riau mengatakan dibentuknya pasar TPID tersebut salah satunya tentu untuk menekan harga-harga bahan pokok. Di Indonesia sendiri saat ini baru ada Yogyakarta yang sudah memiliki pasar TPID, karena itu untuk yang di Batam nantinya merupakan yang kedua.

“Tapi nanti untuk di Batam ini lebih lengkap. Sebagaimana pada pasar umumnya, semua kebutuhan bahan pokok akan ada,” kata Gustian.

Jumlah pedagangnya sendiri ada sekitar 60 pedagang, dan jumlah distributornya ada 15 distributor. Untuk harga-harganya di pasar TPID ini nantinya akan lebih murah jika dibandingkan dengan pasar-pasar lainya, sebab harga bahan pokok yang dijual merupakan harga langsung dari distributor.

Pasar TPID ini diperuntukan hanya untuk masyarakat, sehingga nantinya agen-agen tidak bisa mengambil atau membeli bahan pokok dari pasar TPID tersebut. Karena itu pasar ini juga akan memprioritaskan bagi masyarakat-masyarakat kelas menengah ke bawah.

“Jadi kami sudah kerjasama dengan para distributor. Jadi nanti harga-harga di pasar TPID ini harga distributor,” katanya.

Disperindag Kota Batam, kata dia akan menata pasar TPID sesuai dengan pasar yag memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI). Mulai dari penataan kiosnya, saluran air pembuanganya, kenyamanan pembelinya, dan lain sebagainya. Sehingga masyarakat yang akan belanja benar-benar nyaman.

“Jarak antara kios itu bisa dilewati 6 sampai 7 orang. Selama ini kan kalau kita ke pasar sempit senggolan antara pengunjung. Kalau kita masuk pasar basah, semuanya jadi basah. Pasar TPID ini tidak, nanti akan kami tata termasuk kebersihanya,” jelasnya. ahmad rohmadi

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com