SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pilwako 2020, KPU Batam Ajukan Rp42 Miliar

  • Reporter:
  • Selasa, 25 Juni 2019 | 14:49
  • Dibaca : 108 kali
Pilwako 2020, KPU Batam Ajukan Rp42 Miliar
ilustrasi

BATAM – Komisi Pemilihan Umum Kota Batam mengajukan anggaran penyelenggaraan pemilihan wali kota Batam pada 2020 sebesar Rp42 miliar.

Komisioner KPU Kota Batam Sudarmadi menjelaskan anggaran Rp42 miliar itu mengalami perubahan dari rancangan awal sebesar Rp41 miliar.

Revisi setelah pada 20-21 Juni 2019, saat KPU Kota Batam menghadiri undangan KPU Provinsi untuk membahas pembagian anggaran yang akan ditanggung oleh KPU Batam dan KPU Provinsi.

Sudarmadi merinci, anggaran penyelenggaraan Pilwako 2020 bersumber dari dana sharing ke provinsi Kepri sekitar Rp15.442.896.000 dan Batam Rp26.619.463.500. Dari dua pos itu, kebutuhan anggaran Pilwako Batam sebesar Rp42.062.359.500.

KPU Batam sebelumnya telah diundang Pemko Batam pada 21 Juni untuk membahas anggaran Pemilihan Wali Kota Batam 2020. Usai pertemuan, Sudarmadi menjelaskan pembahasan anggaran dengan Pemko Batam dianggap selesai dan menunggu pembahasan dengan DPRD Batam.

“Usai dari KPU Provinsi pada tanggal yang sama yaitu 21 Juni juga menggelar rapat dengan Pemko Batam membahas anggaran tersebut,” ungkap dia.

Komisioner KPU Batam lainnya, Zaki Setiawan, menyatakan sebelumnya KPU Batam sudah mengajukan anggaran tersebut ke DPRD Kota Batam. “Hasil rapat tersebut adalah pembagian anggaran yang ditanggung provinsi dan mana anggaran yang ditanggung KPU Kota, ” ujarnya di Sekupang, Senin (24/6).

Pilgub Kepri Rp72 Miliar

Jika Batam butuh Rp42 miliar, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri akhirnya mengurangi anggaran pelaksanaan pemilihan Gubernur Kepri 2020. Dari rencana awal Rp81 miliar, menjadi Rp72 miliar.

KPU Kepri mengurangi anggaran sampai Rp9 miliar lebih karena Pemprov Kepri tak sanggup membiayai pelaksanaan Pilgub yang awalnya mencapai Rp81 miliar itu. Rancangan anggaran baru tersebut sudah diajukan KPU ke Pemprov dan menunggu persetujuan.

Anggota KPU Provinsi Kepri Arison menerangkan pihaknya mengajukan anggaran baru sebagai respons dari permintaan Pemprov Kepri agar KPU untuk merasionalisasi anggaran Pilgub Kepri tersebut.

“KPU sudah melakukan rasionalisasi anggaran pilkada itu. Sebelumnya mengajukan sebesar Rp81 miliar, sekarang jadi Rp72 miliar saja,” katanya di Tanjungpinang beberapa waktu lalu.

Pemotongan anggaran yang mencapai hampir 10 miliar itu cukup besar. Pihaknya mengurangi anggaran di sejumlah kegiatan semaksimal mungkin. Namun, meski sudah dikurangi, ia yakin tidak akan mempengaruhi pelaksanaan kegiatan atau tahapan-tahapan yang sudah disusun.

“Walau ada pengurangan atau penyesuaian anggaran yang sudah diajukan KPU, hal tersebut tidak akan mengurangi kualitas pelaksanaan atau penyelenggaraan pilkada di Kepri,” ujarnya.

KPU Kepri, kata Arison, kini menunggu respons Pemprov Kepri. Seperti saat pertama mengajukan anggaran, KPU nantinya akan bertemu Pemprov Kepri untuk membahas anggaran Pilgub Kepri tersebut. agung dedi lazuardi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com