SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Polisi Tangkap Delapan Kapal Asing Pencuri Ikan

Polisi Tangkap Delapan Kapal Asing Pencuri Ikan
Polisi Tangkap Kapal Asing Pencuri Ikan. Foto Teguh Prihatna.

BATAM – Kapal Patroli Ditpolair Polda Kepri Antasenda-7006 dan Bisma-8001 menangkap 7 kapal ikan asing (KIA) berbendera Vietnam dan 1 kapal Malaysia di perairan zona ekonomi eklusif Natuna dan Anambas. Petugas mengamankan 55 anak buah kapal (ABK) dan ratusan kilogram ikan campuran.

“Delapan kapal ikan asing itu ditangkap di hari yang berbeda,” kata Kapolda Kepri Irjen Sam Budigusdian saat jumpa pers di atas KP Bisma-8001, Pelabuhan Batuampar, Batam, Selasa (25/4).

KP Antasena-7006 menangkap 2 KIA berbendera vietnam KG 94075 TS yang dinakhodai Hun Quoc dan kapal TRF 1174 asal Malaysia yang dinakhodai Kamaru Zaman di perairan Laut China Selatan, Minggu (16/4). Polisi mengamankan 250 kilogram ikan campuran dan 9 ABK. Kemudian, KP Bisma-8001 menangkap 4 KIA berbendera Vetnam di perairan Natuna, Senin (17/4). Kapal tersebut adalah, BD 31163 TS dengan 6 ABK dinakhodai Nguyen Huu Tien, BV 9445 TS dengan 5 ABK dan dinakhodai Vham Hong Thu, BD 31164 TS dengan 6 ABK yang dinakhodai Vo Anh Quic, serta BD 93293 TS dengan 7 ABK dan dinakhodai Pham Bi.

KP Antasena-7006 kembali menangkap 2 KIA berbendera Vietnam di perairan Laut China Selatan, Sabtu (22/4), yaitu, KH 93816 TS dengan 11 ABK yang dinakhodai Dham Ha, dengan barang bukti sekitar 200 kilogram ikan campuran
, dan kapal KH 95518 TS dengan 11 ABK yang dinakhodai Dang Van Bay berisi 300 klogram ikan campuran.

“Kedelapan kapal asing itu kedapatan beroperasi di sekitar perairan Anambas dan Natuna yang memang kaya akan ikan,” kata Sam.

Kapolda mengatakan, kedelapan KIA ini melanggar Pasal 93 Ayat (2) Jo Pasal 27 Ayat (2) Undnag-Undang Nomor 45 Tahun 2009 perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang perikanan karena tertangkap tangan menangkap ikan secara ilegal di perairan Indonesia.

“Para tersangka dan barang bukti akan diserahkan ke PSDKP Tarempa dan Batam untuk penyidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Tingkatkan Patroli
Kapolda menegaskan, pihaknya akan mengintensifkan patroli laut di wilayah Kepri, mengingat daerah ini terkenal akan sumber hasil lautnya yang berlimpah. Perairan Kepri selama ini menjadi lahan KIA untuk mencuri ikan.

“Terutama di wilayah Anambas dan Natuna yang sangat kaya sumber daya ikannnya,” kata dia.

mohammad ilham

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com