SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Rencana Unjuk Rasa Sopir Taksi Konvensional, Kapolres Minta Jangan Anarkis

Rencana Unjuk Rasa Sopir Taksi Konvensional, Kapolres Minta Jangan Anarkis
Ribuan sopir taksi demo di depan Kantor Wali Kota Batam (2/8/2017)

BATAM KOTA – Ratusan pengemudi taksi konvensional akan menggelar unjuk rasa meminta pemerintah menghentikan keberadaan taksi online di depan Kantor Wali Kota Batam, Senin (2/10/2017).

Kapolresta Barelang Kombes Hengki mengatakan, unjuk rasa yang akan digelar sopir taksi konvensional sah-sah saja. Namun dia meminta agar semua yang turun aksi ke jalan untuk aman dan damai. Sebab unjuk rasa merupakan hak semua orang untuk menyampaikan aspirasinya. “Demo boleh, asal tertib dan sesuai dengan aturan yang ada,” ujarnya, Minggu (1/10/2017) siang.

Hengki mengimbau kepada pengunjuk rasa untuk menjalankan unjuk rasa dengan tertib dan tidak anarkis. Jika terjadi hal yang melanggar hukum selama unjuk rasa, maka pihaknya tak akan segan-segan memberikan sanksi sesuai pelanggarannya. “Jika melanggar aturan saat unjuk rasa, kami tindak tegas,” kata Hengki.

Seperti diketahui, taksi online tetap diminta tidak beroperasi dulu sebelum mengantongi izin dari Pemprov Kepri. Namun, persyaratannya tak lagi terlalu ketat seiring dengan putusan Mahkamah Agung (MA) yang menganulir sejumlah pasal pada Peraturan Menteri (PM) Nomor 26 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

Selengkapnya baca KORAN SINDO BATAM

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com