SINDOBatam

Terbaru Metro+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Rudi Larang Pejabat BP Komentar di Media

  • Reporter:
  • Senin, 21 Oktober 2019 | 15:07
  • Dibaca : 99 kali
Rudi Larang Pejabat BP Komentar di Media
Kantor BP Batam. /DOK SINDO BATAM

BATAMKOTA – Pejabat eselon II di lingkungan Badan Pengusahaan (BP) Batam atau setingkat direktur dan pejabat di bawahnya tak lagi boleh berkomentar di media. Larangan itu berdasarkan perintah langsung dari Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. hanya Direktur Promosi dan Humas yang diizinkan berbicara di media.

“Iya, saya batasi. Hanya saya, Pak Wakil, Deputi dan Direktur Promosi dan Humas yang boleh bicara,” ujarnya, Minggu (20/10).

Larangan itu bukan tanpa alasan, menurut dia, hal itu dilakukan supaya tidak terjadi miskomunikasi. Pasalnya saat ini BP Batam masih menyusun Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang baru. Karena itu untuk sementara waktu pihaknya membatasi pejabat eselon II berkomentar di media.

“Nanti kalian (wartawan) tanya ke Direktur, terus kalian tanyakan lagi kepada kami. Kalau tak sama komentarnya, nanti kalian tulis lagi bapak ini tidak tahu,” katanya.

Rudi menegaskan, saat ini pihaknya fokus untuk menyelesaikan SOTK yang baru, sehingga nantinya akan jelas setiap Deputi membawahi direktorat mana saja. Jika itu selesai maka akan lebih mudah, karena untuk sekarang ini diakuinya secara teknis tentu belum dikuasai seluruhnya oleh para deputi.

Dengan adanya SOTK baru, maka akan ada pergeseran di sejumlah unit kerja. Karena sebelumnya BP Batam ada lima kedeputian dan SOTK yang baru hanya empat kedeputian. Sehingga perlu ada restrukturisasi atau penyesuain unit-unit kerja tersebut.

“Intinya kalau SOTK sudah selesai, Deputi sudah masuk saya kira tidak butuh waktu yang lama. Silakan nanti komentar (Direktur). Kita tunggu SOTK yang baru ini,” jelasnya.

Sebelumnya Rudi mengatakan akan melakukan assesment ulang pegawai, mulai dari eselon IV, III, dan II. Hal ini atas permintaan dari Dewan Kawasan (DK) Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (PBPB) Batam yang diketuai oleh Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Darmin Nasution.

“Semua pejabat akan kami assesment ulang, setelah itu selesai dibawa ke menteri. Kami rencanakan minggu depan SOTK yang baru kita keluarkan,” kata Rudi.

Dijelaskannya, saat ini pihaknya memang tengah menggesa SOTK tersebut. Agar penugasan kerja ke depan lebih mudah dan tidak berpindah-pindah. Assesment perlu dilakukan supaya pejabat yang ditunjuk sesuai dengan bidang dan kompetensi yang dimilikinya.

“Tugas yang di BP Batam tidak ada yang hilang, hanya dipadukan saja. Perintahnya dari pusat kami disuruh assesment ulang semua. Saya bilang biayanya besar. Tapi diminta disuruh ulang, ya sudah,” katanya. ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com