SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Siapkan Rp13 M untuk Sertifikasi Pekerja

  • Reporter:
  • Kamis, 18 Oktober 2018 | 10:39
  • Dibaca : 261 kali
Siapkan Rp13 M untuk Sertifikasi Pekerja
Aktivitas pekerja di salah satu perusahaan kawasan Batuampar, Rabu (17/10). Tahun ini, Pemko Batam menganggarkan Rp13,718 miliar untuk memberikan pelatihan dan sertifikasi bagi tenaga kerja dan pencaker. f teguh prihatna

BATAM KOTA – Pemko Batam menggelontorkan dana sebesar Rp13,718 miliar untuk memberikan pelatihan dan sertifikasi bagi tenaga kerja dan pencari kerja (pencaker). Pelatihan bagi para pekerja ini menggunakan anggaran dari dana Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA).

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, pihaknya akan memberikan sertifikat keahlian bekerja kepada 2.320 orang tenaga kerja dan pencari kerja. Pemberian sertifikat keahlian kerja itu merupakan bagian dari Program Pelatihan Peningkatan Kemampuan Tenaga Kerja dan Pendidikan Pelatihan Keterampilan Bagi Pencari Kerja tahun 2018.

Pemerintah sengaja menyalurkan anggaran dari dana IMTA untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia di Kota Batam. “Saya coba semampu saya, supaya Batam ini betul-betul, baik kotanya maupun manusianya, dalam waktu tidak terlampau lama lagi, bisa berubah seperti Power Rangers,” ujarnya, kemarin.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan, program itu diikuti pencari kerja dan tenaga kerja yang ingin meningkatkan kapasitas di berbagai bidang industri. “Jenis pelatihannya ada banyak. Didominasi industri dan pariwisata. Industri 971 orang, pariwisata 833 orang,” ujarnya.

Pemerintah sengaja menggandeng lembaga pelatihan dan sertifikasi untuk meningkatkan kemampuan warganya yang masih mencari kerja dan ingin mendapatkan peningkatan kemampuan kerja, agar bisa lebih profesional dan sesuai dengan kebutuhan dengan industri yang berkembang di Batam.

Seluruh peserta sudah melalui rangkaian seleksi sejak Januari lalu. Ia mengatakan, tahun ini pemerintah mengucurkan dana Rp13,718 miliar untuk program itu, sebanyak Rp5,897 miliar di antaranya untuk pelatihan 969 pencari kerja, dan Rp7,820 miliar untuk peningkatan kompetensi 1.351 tenaga kerja. “Anggaran ini berasal dari dana perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing. Jumlahnya tahun lalu sekitar Rp13 miliar,” kata Rudi.

Berdasarkan data Disnaker Kota Batam setiap tahunnya terdapat 22 ribu pencaker, dan hampir 70 persen berasal dari luar daerah. Guna mempersiapkan tenaga kerja yang handal, perlu diadakan pelatihan dan sertifikasi bagi pekerja agar bisa bersaing di dunia usaha. Pelatihan diberikan bagi pekerja dan pencaker dengan harapan kegiatan pelatihan itu dapat menambah kemampuan dan keahlian para pekerja. ant/iwan sahputra

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com