SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Sriwijaya Tertarik Bangun Bengkel Pesawat di Hang Nadim Batam

  • Reporter:
  • Senin, 8 Mei 2017 | 13:10
  • Dibaca : 886 kali
Sriwijaya Tertarik Bangun Bengkel Pesawat di Hang Nadim Batam
Apron di Bandara Hang Hadim sudah beroperasi.

NONGSA – Manajemen Sriwijaya Air berencana membangun Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) atau Penyedia Layanan Pemeliharaan dan Perbaikan pesawat terbang di Bandara Internasional Hang Nadim.

Hal tersebut disampaikan Direktur Sriwijaya Air Teknik Sriwijaya Air dalam presentasinya saat berkunjungan ke Kantor BP Batam, belum lama ini. “Dalam waktu dekat ada tim kembali untuk memastikan lokasi yang akan digunakan,” kata General Manager Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim Batam, Suwarso, Minggu (7/5).

Pada tahap awal Sriwijaya akan membutuhkan lahan seluas lima hektare untuk membangun sejumlah fasilitas perbaikan pesawat terbang yang dimilikinya. Ada dua pilihan lahan yang bisa digunakan Sriwijaya untuk membangun MRO. “Bisa jadi sekitar pembangunan MRO Lion Air di sisi kiri bandara atau di kanan dekat dengan PT Pertamina,” ujarnya.

Di sekitar MRO yang kini dikembangkan oleh Lion Air, sambungnya, juga sudah ada lahan yang dialokasikan untuk pembangunan MRO Garuda Indonesia. Lion sendiri kini mengembangkan kawasan 12 hektare untuk MRO, workshop, mesin, untuk melayani kebutuhan pesawat-pesawat Lion Group dan maskapai lain baik dalam maupun luar negeri. “Kami berharap rencana Sriwijaya tersebut bisa segera terwujud meskipun pembicaraan belum sampai pada nilai investasi yang ditanamkan,” kata Suwarso.

Sebelumnya, beberapa kali perwakilan Sriwijaya Air juga menyampaikan keinginan membangun MRO di Bandara Internasional Hang Nadim. Namun, belum ada progres signifikan mengenai rencana tersebut hingga Direktur Utama datang dan menyampaikan pemaparan rencana pengembangan fasilitas MRO di Hang Nadim.

Lahan di Hang Nadim sangat luas, saat ini baru 45 persen yang dimanfaatkan. “Jadi masih banyak yang bisa dimanfaatkan bagi pengembangan berbagai fasilitas penunjang penerbangan,” katanya.

Bandara Hang Nadim Batam dibangun oleh mantan Kepala BP Batam (Otorita Batam) BJ Habibie dan resmi beroperasi 1 Januari 1984 silam. Bandara ini juga memiliki landasan pacu terpanjang, yakni 4.025 meter.

Jumlah penumpang yang melalui Hang Nadim juga terus meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan data yang dihimpun, pada 2014 lalu ada sebanyak 4.778.873 penumpang, 2015 naik menjadi 5.030.785 penumpang dan 2016 menjadi 6.136.381 penumpang.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com