SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Tes CPNS Pemko Batam, 45 Peserta Lulus Ujian CAT

  • Reporter:
  • Selasa, 30 Oktober 2018 | 14:08
  • Dibaca : 223 kali
Tes CPNS Pemko Batam, 45 Peserta Lulus Ujian CAT
ilustrasi

BATAM KOTA – Hingga hari keempat, sebanyak 45 orang lulus dari 900 peserta ujian Computer Assisted Test (CAT) tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemko Batam yang diselenggarakan BKN Unit Pelaksana Teknis (UPT) Batam di Gedung Bersama Batam Centre, Senin (29/10).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP SDM) Kota M Syahir mengatakan, pelaksanaan ujian berjalan lancar dan tertib. Pihaknya bersama BKN UPT Batam sudah mengantisipasi terjadinya hal yang tak diinginkan saat ujian berlangsung.

“Dari tanggal 26 sampai 29 Oktober sudah 45 orang yang lulus dari 900 peserta,” ujarnya di Gedung Bersama Batam Centre, Senin (29/10).

Menurut dia, kelancaran ujian ini tak lepas dari kerja tim. Sebelumnya, pihaknya belajar pada ujian CPNS 2013 lalu dan juga meminta langsung petunjuk dari BKN RI. Satu sesi dilaksanakan selama 90 menit, peserta akan mengisi sebanyak 100 soal.

“Utamakan pelayanan, kalau sedikit saja salah (layanan), akan ricuh kemana-mana, ini yang kami hindari. Rentang waktu antar sesi kami siapkan 30 menit, kami atur demikian,” katanya.

Kesempatan lain bagi yang tidak lulus tes CPNS adalah menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). Namun hingga kini, belum ada aturan terkait penerimaan pegawai jenis tersebut.

“Belum ada Juklak dan Juknisnya. Mudah-mudahan setelah tes CPNS ini, ada kabar soal P3K,” katanya.

Syahir mengatakan, kelak rekruitmen P3K juga akan melewati ujian seperti tes CPNS. Honorer K2 yang terkendala batas umur ikut CPNS yakni 35 tahun, juga dapat mengikuti tes ini.

Untuk diketahui, honorer K2 Pemko Batam kini ada 253 orang. Pada 2013 lalu berjumlah 737 orang namun sudah lulus tes CPNS tahun 2013 lalu sebanyak 484 orang.

Tes CPNS kali ini, honorer K2 mendapat 7 kuota. Namun yang mendaftar hanya dua orang. Ia menegaskan, artinya lima kuota tidak terisi alias kosong.

“Dua itu kalaupun lulus, memenuhi passing grade, kalau tidak akan tidak lulus juga. Yang jelas pemerintah sudah beri kesempatan ke mereka. Memang, usia adalah kendala utama mereka,” katanya.

Ditanya selain yang mendaftar, honorer K2 sudah di atas 35 tahun semua, Syahir mengaku tidak mengetahui hal tersebut, ia mengira hal lain yang membuat honorer K2 tak ikut tes CPNS mungkin karena memiliki motivasi lain.

“Kalau dihitung, P3K ini kan yang 2005 ke bawah, usianya memang sudah main di sekitar 30 sampai 40 tahun,” jelasnya. Ia menyebutkan, tak ada lagi pengangkatan CPNS. “Ujuk-ujuk diangkat, tidak ada lagi,” katanya. iwan sahputra

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com