SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Usung Calon Bupati, Golkar-PBB Galang Koalisi

  • Reporter:
  • Sabtu, 24 Agustus 2019 | 12:13
  • Dibaca : 144 kali
Usung Calon Bupati, Golkar-PBB Galang Koalisi

ANAMBAS – Partai Golkar dan Partai Bulan Bintang Anambas menggalang koalisi mengusung pasangan calon untuk bertarung dalam Pilkada 2020. Koalisi parpol pertama yang deklarasi.

Koalisi dua parpol itu sudah memenuhi syarat dukungan mengusung calon kandidat Pilkada. Sesuai aturan minimal 20 persen yang duduk di DPRD. Partai Golkar memperoleh 2 kursi dan PBB 2 kursi.

Ketua DPD Golkar Anambas Kasren mengungkapkan Golkar dan PBB sepakat mebentuk koalisi khusus menuju Pilkada 2020 di Anambas. Sesuai pleno KPU Anambas kursi di DPRD sudah diketahui tapi belum ada satu partai politik yang mengusung bupati dan calon wakil bupati. PBB 2 kursi dan Golkar 2 kursi untuk mengajukan minimal 4 kursi.

“Sesuai aturan minimal 4 kursi anggota DPRD yang bisa mengusung satu pasangan calon kepala daerah. Dengan koalisi ini, maka PBB 2 kursi dan Golkar 2 kursi total 4 kursi sudah bisa mengusung satu pasangan calon kepala daerah,” ujar Kasren, kemarin.

Koalisi itu memastikan mengusung satu pasangan calon bupati dan wakil bupati dengan cara dilakukan penjaringan. Golkar dan PBB akan membuka pendaftaran. Koalisi akan membentuk Tim Asistensi bersama dan akan membentuk sekretariat bersama terdiri dari Golkar, Indra Syahputra, Fitriadi dan Arfandi dan PBB, Taufik dan Khairul.

Ketua DPC PBB, Aswar menyampaikan, koalisi ini dilaksanakan karena strategi politik. Pihaknya juga sudah koordinasi dengan partainya setelah itu baru menentukan langkah kedepannya.

‘Kami setiap hari sering ketemu sehingga terjadi hubungan emosional,” kata dia.

Dia menambahkan, adapun pasangan calon yang akan diusung koalisi harus siap menandatangani pakta integritas. Dalam pakta integritas itu harus bisa mengatasi kebutuhan dasar masyarakat seperti masalah air bersih, kesehatan dan pendidikan, ekonomi masyarakat.

“Atasi masalah air misalnya, masalah kesehatan, dokter spesialis dan peralatan masih kurang memadai. Belum lagi beasiswa putra putri daerah yang kurang mampu,” ujarnya. Jhon munthe

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com