SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Vengki Ancam Warga Pakai Panah

  • Reporter:
  • Selasa, 4 September 2018 | 15:11
  • Dibaca : 468 kali
Vengki Ancam Warga Pakai Panah
Vengki (30), warga Perumahan Pulo Mas Residence yang kerap berbuat onar diamankan di Polsek Batam Kota, kemarin. f romi kurniawan

BATAM KOTA – Vengki (30), warga Perumahan Pulo Mas Residence diamankan aparat kepolisian Polsek Batam Kota, Minggu (2/9/2018) sekira pukul 20.00. Ia terpaksa berurusan dengan pihak berwajib karena sering membuat onar di pemukiman tersebut, mulai dari membidik warga pakai panah, bermain senapan angin di kompleks perumahan, melempar batu hingga memukul warga.

Ketua RT 01 Perumahan Pulo Mas Residence, Heri Sembiring mengatakan, warga meminta agar perangkat RT/RW mengeluarkan Vengki dari perumahan tersebut karena sudah membuat resah.

“Saat itu sempat ada negoisasi dari orang tua Vengki. Tapi karena takut akan ada korban, warga pun mendesak agar ia segera dikeluarkan dari perumahan,” ujarnya di Polsek Batam Kota, Senin (3/9/2018).

Pada saat itu, Vengki bahkan mencoba mengejar warga yang mendatanginya. Karena tidak terima saat diamankan warga, pelaku langsung memukul perangkat RT/RW, sehingga mengalami luka memar di mata sebelah kiri. Melihat tindakan arogan tersebut, warga melapornya ke Polsek Batam Kota. “Saya kena pukul dua kali oleh pelaku. Satu mengenai mata dan satu lagi mengenai kepala belakang,” kata Heri.

Dari pengaduan masyarakat kepada perangkat RT/RW, Vengki sudah berulang-ulang membuat warga resah. Terkadang ia main panah dan membidik mata panahnya menuju warga yang sedang beraktivitas di Perumahan Pulomas Residen. “Untungnya mata panahnya tidak mengenai warga, namun anak panah itu mengenai sebuah mobil hingga kacanya pecah,” ujarnya.

Tidak hanya itu saja, Vengki juga sering bermain senapan angin dan menakuti warga. Sedangkan senapan angin tidak diperkenankan dipakai di komplek perumahan atau di dalam kawasan perumahan. “Sebelumnya kami sudah pernah mendatangi Vengki untuk menasihatinya, tapi kami malah diserang pakai batu,” katanya.

Kanit Reskrim Polsek Batam Kota Iptu Tigor Sinabariba mengatakan, pelaku sudah diamankan di Polsek Batam Kota karena membuat keributan dan memukul Ketua RT 01 Perumahan Pulo Mas Residence.

“Kami masih dalami kasusnya. Yang pastinya korban sudah membuat laporan tentang pemukulan, lalu pelakunya sudah kami amankan dan mintai keterangan,” kata Tigor.

Sebagai barang bukti, polisi mengamankan sebuah panah berukuran besar dan 11 anak panah. Masing masing mata anak panah bisa diganti dengan mata panah yang runcing maupun bergerigi. romi kurniawan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com