SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Wali Kota Tanjungpinang Diisolasi

  • Reporter:
  • Sabtu, 11 April 2020 | 11:38
  • Dibaca : 705 kali
Wali Kota Tanjungpinang Diisolasi
Plt Gubernur Kepri Isdianto menyerahkan bantuan penanganan covid-19 kepada Wali Kota Tanjungpinang Syahrul di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (31/3). /HUMAS PEMPROV KEPRI

PINANG– Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul, pagi hari ini dirawat di ruangan ICU Rumah Sakit Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Sabtu (11/4). Syahrul kini dinyatakan berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 karena hasil pemeriksaan secara menyeluruh, Syahrul disebut memiliki gejala Covid-19.

“Sekarang sudah dilakukan perawatan di ICU. Tadi pagi dirawat. Gejalanya itu terhadap Covid-19 sudah terpenuhi, sehingga sekarang penanganan kasusnya itu penanganan tata laksana Covid-19. Tapi statusnya belum positif, harus tetap menunggu hasil laboratrum,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Tjetjep Yudiana.

Tjetjep mengatakan walaupun hasil laboratorium belum diterima, penanganan terhadap Wali Kota tidak boleh menunggu. Hal itu bisa bisa terlalu lama karena usaha penyelamatan perlu dilakukan tim spesialis

“Tes rapid test memang negatif. Tapi jangan lupa kasus nomor 22 rapid test juga negatif, tapi PCR positif. Kasus 22 juga sudah lewat 8 hari hasil rapid test tetap negatif tapi PCR positif juga. Jadi rapid test itu tidak bisa dipedomani secara mutlak,” kata Tjetjep lagi.

Penjelasan Tjetjep bawhwa Syahrul, sudah diperiksa sejak tanggal 7 April. Setelah dilakukan beberapa kali pemeriksaan dan terakhir pemeriksaan di RSUP Kepri pada Jumat (10/4) dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh , di situlah diketahui akan terprediksi kondisi kurang diinginkan seperti saat ini.

Sementara itu Tjetjep mengatakan walaupun Wali Kota belum dinyatakan positif tetapi tenaga kesehatan sekarang sudah mulai aksi melakukan tracing. “Suka tidak suka, harus dilakukan tracing. Makanya sekarang, yang merasa kemarin melakukan kontak dengan Wali Kota disarankan istriahat di rumah dulu, karantina mandiri, jaga kesehatan , petugas kesehatan juga akan menelusuri apakah melakukan rapid test terhadap kontaknya, kemungkinan juga akan dilakukan swab, itu akan dilakukan, Sekarang kami lagi tracing,” kata Tjetjep.

 

rinto situmorang

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com