SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Warga Tanam Pisang di Jalan Berlubang, Dinas PUPRP Kepri Langsung Perbaiki

  • Reporter:
  • Rabu, 30 Oktober 2019 | 18:35
  • Dibaca : 114 kali
Warga Tanam Pisang di Jalan Berlubang, Dinas PUPRP Kepri Langsung Perbaiki
Warga Kelurahan Toapaya Asri, Sugeng Prayitno menanam pisang di jalan Raya Tanjunguban, Km 25, Kelurahan Toapaya Asri, belum lama ini. /NOVEL M SINAGA

BINTAN – Warga Kelurahan Toapaya Asri, Sugeng Prayitno menanam pisang di jalan yang berlubang. Hal itu sebagai tanda agar pengendara tidak melintas di lokasi tersebut.

Jalan berlubang itu persis di jalan Raya Tanjunguban, Km 25, Kelurahan Toapaya Asri yang berstatus jalan provinsi. Kerusakan jalan ini sudah dilaporkan Lurah Toapaya Asri Nepy Purwanto ke instansi terkait agar segera diperbiki, sebelum jatuh korban.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kepri, Handoko mengaku sudah menghubungi kontraktor yang dalam tahun ini sebagai pelaksana pekerjaan pemeliharaan jalan untuk Kabupaten Bintan.

“Secara kasat mata dan teknis konstruksi dari gambar yang kita terima, lubangnya tidak begitu besar dan berada di pinggir jalan sehingga bisa langsung diperbaiki karen pengerjaan secara teknis untuk kondisi lubang yang ambles seperti itu bisa dilakukan sehari, dan pengerjaannya lebih mudah, enggak harus menunggu lama. Saya sudah hubungi pihak kontraktor untuk turun bersama untuk melakukan pengecekan lokasi,” ujar Handoko, Rabu (30/10).

Ia menyampaikan, selama ini pihaknya selalu cepat merespons jika ada jalan milik propinsi yang berada di wilayah kabupaten atau kota se Kepri yang rusak dan berlubang. Sehingga tiga ruas jalan yang menjadi fokus pemeliharaan jalan di tahun 2019 ini, tidak ada terdapat jalan berlubang yang berada di Kelurahan Toapaya Asri.

“Beberapa Jalan di wilayah Toapaya dan sekitarnya pemeliharaan yang terakhir kali kita lakukan sekitar tahun 2017/ 2018 lalu, dan titik jalan berlubang itu mungkin terlewat kerena saat itu tidak begitu terlihat atau belum menganga seperti saat ini,” terang Handoko.

Adapun ruas jalan yang dilakukan pemeliharaan untuk tahun ini fokus pada tiga ruas jalan yang ada di Bintan, yakni Ruas Jalan dari simpang Lome hingga ke Malang Rapat dengan panjang sekitar 8 kilometer. Kedua, pemeliharaan di ruas jalan dari Malang Rapat ke Berakit hingga ruas jalan menuju pelabuham Berakit, dengan panjang sekitar 4 kilometer. Ketiga, ruas jalan Tirta Madu dengan panjang sekitar 5 kilometer.

“Pemeliharan jalan milik Propinsi yang ada di Bintan untuk tahun ini sekitar 17 kilometer, dengan anggaran pemeliharaan sebesar Rp750 juta,” jelas Handoko.

novel m sinaga

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com