SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

1.292.734 WNA Masuk Batam

  • Reporter:
  • Kamis, 28 Desember 2017 | 13:52
  • Dibaca : 163 kali
1.292.734 WNA Masuk Batam
Ilustrasi Dok SINDO BATAM

BATAM KOTA – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam mencatat sebanyak 1.292.734 warga negara asing (WNA) yang masuk ke Batam sepanjang tahun 2017. Para turis tersebut masuk melalui enam enam tempat pemerikasaan imigrasi (TPI), yakni Pelabuhan Batam Centre, Sekupang, Harbour Bay, Nongsa, Marina dan Bandara Hang Nadim.

“Selain itu, ada 316 WNA yang kami tolak masuk,” kata Kepala Imigrasi Kelasi I Khusus Batam, Lucky Agung Binarto, kemarin.

Dari jutaan warga asing dan wisatawan, tercatat WNA yang mengajukan penerbitan izin tinggal keimigrasian, seperti izin tinggal kunjungan (ITK) sebanyak 120 orang. Sementara izin tinggal terbatas (ITAS) sebanyak 9.029 orang, dan izin tinggal tetap (ITAP) sebanyak 29 orang. Total izin tinggal yang dikeluarkan Imigrasi Batam sebanyak 9.178 orang.

Terkait izin tinggal keimigrasian ini, paling banyak dari India. Di mana warga India yang mendapat izin tinggal kunjungan 18 orang dan izin tinggal terbatas 1.162 orang. Sementara untuk izin tinggal terbatas dan tetap, paling banyak dari Singapura. Untuk izin tinggal terbatas dari Singapura 995 orang, izin tinggal kunjungan 9 orang dan izin tinggal tetap 4 orang. “Lainnya, Izin tinggal kunjungan dari Amerika 15 orang, Taiwan 12 orang, Filipina 12 orang,” ujarnya.

Sedangkan izin tinggal terbatas dari Malaysia 783 orang, Cina 585 orang, Filipina 425 orang. Sementara izin tinggal tetap dari Korsel 3 orang, Amerika 2 orang, Australia 2 orang dan Malaysia 2 orang.

Selain itu, Imigrasi Batam mencatat sekitar 1.306.505 jiwa warga negara Indonesia (WNI) ke luar negeri lewat Batam sepanjang 2017. Adapun negara tujuan paling banyak adalah Singapura, Malaysia, India, China dan Korea Selatan.

Seperti diketahui, Imigrasi Batam menerbitkan 45.644 paspor baru sepanjang tahun 2017. Jumlah tersebut turun jika dibandingkan dengan tahun 2016 lalu, dengan total yang diterbitkan sebanyak 63.299 paspor. Sedangkan jumlah penundaan penerbitan paspor yang diduga sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) nonprosedural sebanyak 492.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com