SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

153 TKI Bermasalah Dideportasi

  • Reporter:
  • Jumat, 9 November 2018 | 09:09
  • Dibaca : 101 kali
153 TKI Bermasalah Dideportasi
Sejumlah TKI saat tiba di Pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang, Kamis (8/11) sore. Mereka dideportasi dari Malaysia karena menyalahi aturan izin tinggal. /M BUNGA ASHAB

PINANG – Sebanyak 153 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bermasalah dideportasi dari Malaysia. Mereka dipulangkan melalui Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang dari Pelabuhan Pasir Gudang, Johor, Malaysia, Kamis (8/11) sore.

TKI ini dideportasi secara mandiri oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, Malaysia setelah melalaui masa penahanan di Malaysia. Pemulangan TKI ini menggunakan kapal MV Gembira-3. Dari total TKI bermasalah ini, di antaranya laki-laki 78 orang, perempuan 69 orang dan anak-anak 6 orang.

TKI asal Jawa Tengah Sri Mulyati mengaku tinggal di Malaysia sejak 2013 silam. Namun, setelah lima tahun mencari nafkah di Negeri Jiran, Sri ditangkap pihak imigrasi Malaysia. Di Malaysia dia bekerja sebagai cleaning service.

“Saya ditahan 4 bulan 10 hari. Dideportasi karena tidak ada dokumen resmi bekerja di Malaysia,” kata Sri saat dimintai keterangan oleh pihak Pos Imigrasi Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang.

TKI lain, Saniah. Perempuan asal Jawa Barat itu mengaku ditahan selama 5 bulan karena tidak ada izin resmi tinggal di Malaysia. Dia masuk Malaysia sejak 2015 lalu. Selama bekerja di sana, Saniah bekerja di kedai kopi proyek-proyek bagunan.

“Saya di sana sudah 3,5 tahun kerja di kedai bangunan proyek. Saya ditangkap dan ditahan selama lima bulan,” ujar Saniah.

Kepala Pemeriksa Keimigrasian SBP Tanjungpinang Daniel Maxrinto mengatakan, 153 TKI bermasalah ini setibanya di Pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang langsung diperiksa. Dia menyampaikan, para TKI rata-rata melanggar aturan izin tinggal di Malyasia sehingga dideportasi.

“Kita terima TKI yang dipulangkan setelah menjalani masa tahanan di Malaysia dengan jumlah 153 orang,” ujar Daniel.

Selanjutnya, kata Daniel, para TKI ini langsung diserahkan kepada pihak Rumah Penampungan Trauma Center (RPTC) Tanjungpinang sebelum dipulangkan ke daerah asal masing-masing. Dia menyampaikan pemulangan TKI ini sudah sering terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Biasanya, sekali pemulangan antara 140-160 orang.

“Setelah semua identitas diperiksa, langsung dititipkan ke RPTC Tanjungpinang. Untuk pemulangan itu pihal RPTC yang lebih tahu,” kata Daniel.

m bunga ashab

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com