SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

ATB Siap Bangun Water Treatment Plant Tembesi

  • Reporter:
  • Senin, 8 Mei 2017 | 12:45
  • Dibaca : 690 kali
ATB Siap Bangun Water Treatment Plant Tembesi
Humas ATB Endrico. Foto Agung Dedi Lazuardi

SAGULUNG – PT Adhya Tirta Batam (ATB) bersedia menambah nilai investasi dalam bentuk pembangunan Water Treatment Plant (WTP) Tembesi. Hal tersebut akan dilakukan bila BP Batam memperpanjang kontrak pengelolaan air kepada ATB.

Pembangunan WTP Tembesi diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar Rp60 miliar. “ATB tidak akan keberatan mengeluarkan dana sebesar itu untuk pembangunan WTP Tembesi kalau kontrak diperpanjang, kata Corporate Communication Manager ATB, Enriqo Moreno dalam acara Media Gathering, Sabtu (6/5).

Namun apabila kontrak tidak diperpanjang, ATB tidak akan melakukannya karena waktunya sangat pendek sekali dan tidak memungkinkan. Kontrak kerja sama pengelolaan air bersih dengan BP Batam akan berakhir pada tahun 2020 mendatang. Sehingga, hanya tersisa waktu lebih kurang dua tahun lagi hingga kontrak berakhir.

Kendati demikian, ATB mengaku akan tetap berinvestasi hingga masa kontrak berakhir. Vice President Director ATB, Zulkhairi Pasuni mengatakan, investasi akan terus berjalan hingga masa kontrak berakhir. Meskipun hingga saat ini belum ada kejelasan nasib ATB. “Tapi kami berharap BP Batam memperpanjang kontrak dan ATB bisa terus memberikan manfaat untuk masyarakat,” katanya.

Sejak berdiri hingga saat ini, ATB telah melakukan investasi fisik sebesar Rp960 miliar. Sedangkan untuk pajak, royalti dan lainnya, ATB telah memberikan kontribusi sebesar Rp800 miliar. “Totalnya adalah Rp1,7 triliun nilai kontribusi ATB ke Batam. Kalau dihitung hingga 2020, mungkin akan mencapai Rp2,1 triliun,” kata Zul.

Saat disinggung terkait perpanjangan kontrak, ATB telah membicarakan hal ini jauh-jauh hari dengan pihak BP Batam. Bahkan, pembicaraan sudah pernah dilakukan dengan jajaran pemimpin BP Batam yang lama maupun yang baru.

Terkait rencana BP Batam yang akan mengelola air bersih sendiri, Zul mengaku hal itu bisa saja terjadi. Namun, harus ada pembicaraan mendalam terkait seluruh aset ATB yang ada, termasuk menyerahkannya kepada BP Batam. “Kami belum tahu akan seperti apa karena belum ada gambaran ke sana. Tapi kita berharap akan ada perpanjangan,” ujarnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com