SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Bersinergi, Pembangunan Cepat Terealisasi

  • Reporter:
  • Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:09
  • Dibaca : 87 kali
Bersinergi, Pembangunan Cepat Terealisasi
Plt Gubernur Kepri Isdinato bersama Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Hari Suprayogi dan Kepala Balai Wilayah Sungai IV Ismail Widadi melihat maket Dam Seigong saat Peresmian Hasil Pembangunan Dam Seigong Batam, Jumat (19/7). /HUMAS PEMPROV KEPRI

BATAM – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri Isdianto mengatakan sinergi yang kuat antara Pemerintah Pusat dan daerah akan mempercepat realisasi pembangunan. Karena itu, Pemerintah Pusat diharap terus mengucurkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk membangun sejumlah sektor di daerah.

“Kalau tidak minta ke Pusat, dari mana kita bisa membangun semaksimal mungkin. Memang Pusat berharap provinsi mandiri,” kata Isdianto saat menghadiri Peresmian Hasil Pembangunan Dam Seigong Batam, Jumat (19/7).

Isdianto mencontohkan, mimpi masyarakat Batam untuk mendapat air yang berkecukupan, akan terealisasi. Ini, kata Isdianto, berkat uluran Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Isdianto berharap akan semakin banyak program strategis nasional yang dilakukan Pemerintah Pusat di Kepri. Selain Jembatan Batam-Bintan, Isdianto juga menyebut Dam Busung sebagai salah satu yang sangat dibutuhkan.

“Terima kasih sebesar besarnya dan setulus tulusan dari kami atas pembangunan ini, kepada Pak Presiden Joko Widodo dan Pak Menteri Basuki Hadimuljono,” kata Isdianto.

Kepri, kata Isdianto, yang 96 persennya laut perlu membangun banyak infrastruktur dan sektor lainnya. Dengan keterbatasan anggaran, belum semua bisa dilakukan dengan maksimal. Karena itu bantuan pusat sangat diharapkan.

“APBD jelas tak memadai membangun semua sektor di Kepri. Kami butuh uluran tangan dari Jakarta,” kata Isdianto yang bergegas dari Semarang kembali ke Batam untuk menghadiri peresmian ini. Pun setelah peresmian ini, Isdianto kembali ke Jakarta untuk menuju Bandung guna merajut silaturahmi dengan masyarakat Kepri di Tanah Pasundan itu.

Dalam pada itu, Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Hari Suprayogi mengatakan bahwa dengan kolaborasi dan kerja sama, pembangunan akan cepat terealisasi. Kolaborasi itu terlihat dalam pembangunan Seigong.

Seigong ini, kata Hari merupakan salah satu dari 65 bendungan dalam rangka ketahanan air untuk mendukung ketahanan pangan dan energi. Hari menyebutkan, selain Seigong, Dam Busung di Bintan segera terealisasi. Pihak Dirjen Sumberdaya Air sudah membuat desainnya. Bendungan ini mampu menyediakan air baku 400 liter per detik untuk Batam.

“Busung bisa 4.000 liter per detik. Potensinya bisa ke Batam, Bintan dan Tanjungpinang,” kata Hari.

Hari yakin jika pembangunan Bendungan Seigong bisa tiga tahun, Busung pun diharap lebih cepat dari itu setelah dimulai. “Semoga memberi manfaat bagi rakyat, khususnya kota Batam,” kata Hari.

Kepala Balai Wilayah Sungai IV Ismail Widadi mengatakan peresmian ini menandai selesainya pembangunan Seigong tepat waktu. Bendungan ini mampu menampunh 11,8 juta meter kubik. Saat ini sedang proses pengisian dan desalinasi. Hingga 1-2 tahun ke depan.

fadhil

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com