SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

BP Gaet Investor Australia Berinvestasi di Batam

  • Reporter:
  • Sabtu, 21 September 2019 | 13:47
  • Dibaca : 92 kali
BP Gaet Investor Australia Berinvestasi di Batam
Deputi bidang Sarana Usaha BP Batam, Dwianto Eko Winaryo memaparkan dunia investasi Batam dalam forum Indonesia Australia Business Summit (IABS) 2019, kemarin. f dok humas bp batam

BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mempromosikan Batam di hadapan para pengusaha Australia dalam forum Indonesia Australia Business Summit (IABS) 2019. Dengan mengusung tema IA-CEPA: Capitalizing Partnership Gaining Mutual Benefits, diharapkan dapat menggaet investor Australia berinvestasi di Batam.

Kegiatan digagas oleh Konsulat Jenderal RI Sydney, Melbourne, Perth, Brisbane dan Indonesia Investment Promotion Centre di Sydney, bersempena dengan perayaan 70 tahun hubungan Bilateral Indonesia-Australia, Kedutaan Besar RI di Canberra.

Deputi bidang Sarana Usaha BP Batam, Dwianto Eko Winaryo berkesempatan untuk mengajak para pengusaha Australia untuk lebih banyak menanamkan investasinya di Batam. Ia berharap dengan tawaran-tawaran kemudahan investasi bisa menjadi daya tarik para investor.

“Kami dengan tangan terbuka, mengundang para calon investor untuk melihat Batam secara langsung, baik sebagai destinasi investasi maupun pariwisata,” ujarnya, Jumat (20/9).

Forum tersebut dibagi menjadi 3 bidang dan pembahasan yang berbeda, yaitu automative, vocational education and training serta infrastruktur dalam pengembangan industri pariwisata dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Pada kesempatan itu, pihaknya mengaku memberikan presentasi perkembangan terbaru terkait pembangunan di Batam sebagai persiapan untuk pembentukan KEK, dalam sesi plenary ke-3 yang bertema Infrastructure in the Development of Industries in Tourism and Special Economic Zones.

“Beberapa di antaranya adalah konsep pengembangan Pelabuhan Batuampar, desalinasi air, serta light rail transit (LRT),” katanya.

Kegiatan IABS yang kelima ini merupakan agenda penting bagi Indonesia, di mana BP Batam mendapat kehormatan untuk mempromosikan peluang investasi yang ada di Batam dalam ketiga sesi di forum tersebut.

Sejauh ini investasi Australia di Batam telah mencapa USD111 juta yang berinvestasi di sektor perlengkapan media, konektor pipa dari baja dan besi, katup dan industri pabrikasi kapal dan industri alat berat.

“Mudah-mudahan ke depan bisa terus bertambah nilai investasi AS di Batam,” katanya.

Konferensi IABS dibuka oleh Gubernur New South Wales, Margaret Beazley yang menekankan pentingnya hubungan kedua negara dalam beberapa sektor, seperti pendidikan, konektivitas, smart city, pertanian serta perdagangan.

Hadir dalam forum tersebut selain Duta Besar RI untuk Australia, Yohanes Kristiarto S Legowo; Gubernur New South Wales Margaret Beazley dan juga sebanyak 110 peserta dari berbagai asosiasi usaha, kementerian, diaspora, serta pengusaha seluruh Australia. ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com