SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Disduk Belum Terbitkan Kartu Identitas Anak

Disduk Belum Terbitkan Kartu Identitas Anak
ilustrasi KIA.

SEKUPANG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam belum bisa merealisasikan pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA). Pasalnya, Organisasi Perangkat Daerah (OPO) ini masih disibukan dengan pencetakan e-KTP. “Kami masih fokus ke e-KTP yang masih menumpuk. Jadi belum pencetakan KIA,” kata Kepala Disdukcapil Batam Said Khaidar, Selasa (9/5).

KIA menjadi salah satu program baru Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memperudah proses pendataan penduduk. Kabupaten Natuna dipilih menjadi Kabupaten percontohan di Kepri dalam penerapan KIA. Sebenarnya Batam juga akan menerapkan KIA tahun ini. Hanya saja, rencana tersebut masih terkendala karena Disdukcapil masih disibukan dengan urusan e-KTP.

Tertundanya penerapan KIA di Batam belum dampak kepada anak. Sekolah-sekolah belum memasukan syarat KIA untuk pendaftaran masuk sekolah. Demikian juga untuk keperluan administratif lainnya. “Sekarang masih pakai akta lahir, KK dan syarat lainnya. Sementara KIA belum,” ujarnya.

KIA adalah identitas resmi anak sebagai bukti diri anak yang berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah diterbitkan oleh Disdukcapil kabupaten/kota. KIA bertujuan untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik, serta sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga negara. Selain itu, KIA juga digunakan untuk urusan administratif, seperti untuk pengurusan seperti sekolah, tabungan, hingga asuransi.

Namun penerapan KIA masih belum bisa diimplementasikan di semua daerah. Pasalnya, pencapaian akta lahir masih di bawah 75 persen dari angka kelahiran. Sedangkan untuk Batam sendiri, persentasenya hanya 78 persen.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com