SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Jual di Atas HET, Pangkalan Terancam Sanksi

  • Reporter:
  • Jumat, 24 Mei 2019 | 15:12
  • Dibaca : 80 kali
Jual di Atas HET, Pangkalan Terancam Sanksi
Ilustrasi f teguh prihatna

BATUAJI – Pertamina menggelar sidak ke pangkalan di wilayah Kecamatan Sagulung dan Batuaji mengantisipasi kelangkaan elpiji 3 kg, Rabu (22/05). Sidak dilaksanakan bersama Kepala Bidang Perindustrian & ESDM Januar Arka, Kepala Seksi ESDM Elita Sari, serta Hiswana Migas DPC Kepri.

Sidak memeriksa tiga agen elpiji di Kecamatan Sagulung dan Batuaji, yaitu PT Sarana Jaya Nusa, PT Makmur Kasih Kurnia, serta PT Dian Kerosene Pratama. Unit Manager Communication & CSR MOR I, Roby Hervindo menerangkan, dari hasil sidak tidak ditemukan adanya kelangkaan elpiji di Batam.

“Meski untuk Kecamatan Sagulung dan Batuaji sempat terjadi keterlambatan pengiriman elpiji ke pangkalan pada Selasa (21/5) pagi. Namun pasokan elpiji sudah terdistribusi ke pangkalan pada sore hari,” ujarnya, Kamis (23/5).

Ia menjelaskan, sejak awal Mei lebih dari 138.000 tabung elpiji 3 kg telah disalurkan ke dua kecamatan tersebut. Jumlah ini meningkat 1,2 persen dibandingkan dengan penyaluran normal.

“Kami terus meningkatkan pelayanan dan pasokan elpiji,” katanya.

Sales Executive Pertamina William Handoko menjelaskan, pihaknya kembali menambah penyaluran elpiji 3 kg. “Hari Kamis (23/5), kami kembali menambah penyaluran elpiji di luar alokasi normal sebanyak 1.680 tabung di dua kecamatan tersebut,” katanya.

Pertamina menyalurkan elpiji 3 kg rata-rata 171.890 tabung per bulan ke Kecamatan Sagulung dan Batuaji. Stok elpiji 3 kg dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan warga. Terdapat 175 pangkalan dengan 2 agen di Kecamatan Sagulung dan 154 pangkalan dengan 1 agen di Kecamatan Batuaji.

Pada sidak tersebut, pihaknya juga diinstruksikan kepada seluruh pangkalan untuk menjual elpiji 3 kg sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan Pemerintah. Yaitu seharga Rp 18.000 untuk wilayah Kota Batam. Ditegaskan, pangkalan yang melakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi.

Melalui sidak bersama dengan unsur Pemda seperti ini, diharapkan penyaluran elpiji 3 kg menjadi lebih tepat sasaran. Pengawasan juga dilakukan untuk mengendalikan pembelian lebih dari dua tabung. Pertamina telah melakukan pembinaan kepada seluruh pangkalan terkait hal ini.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk menyampaikan informasi terkait kebutuhan maupun layanan. Melalui call center Pertamina 135 maupun email pcc@pertamina.com. Termasuk informasi indikasi pelanggaran yang dilakukan agen dan/atau pangkalan. Semua laporan yang masuk akan ditindaklanjuti. romi kurniawan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com