SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Korban Penipuan BC Gadungan Diduga Tak Hanya Tiga Orang

Korban Penipuan BC Gadungan Diduga Tak Hanya Tiga Orang
Kapolresta Barelang AKBP Hengki ekspose BC gadungan. Foto Arrazy Aditya.

BATAM KOTA – Kepolisian menduga korban penipuan yang dilakukan Ryan Andro, petugas Bead dan Cukai (BC) gadungan tidak hanya tiga orang.

Kapolsek Batam Kota Kompol Arwin mengatakan penyidik masih terus mendalami keterangan Ryan yang masih ditahan. “Bisa saja korbannya lebih tiga orang, kami masih dalami,” kata Arwin, Kamis (13/4).

Untuk memperkuat dugaan tersebut, Arwin mengimbau kepada warga yang pernah tertipu Ryan agar segera membuat laporan resmi.

Selain itu, pihaknya juga masih berkoordinasi dengan otoritas kepabeanan tersebut terkait dengan surat keputusan pengangkatan PNS BC palsu yang dimiliki Ryan.

“Kami menduga tersangka mengambil contoh surat tersebut dari internet lalu dipalsukannya,” imbuh Arwin.

Sebelumnya, Kapolresta Barelang AKBP Hengki mengatakan berdasar pengakuan Ryan, penipuan dilakukan dengan modus menjual rumah murah program dari Kementerian Keuangan. “Total kerugian yang dialami oleh korban mencapai Rp37 juta,” jelas Hengki saat ekspos perkara di Mapolresta Barelang, Rabu (12/4).

Hengki menyebut ketiga orang yang menjadi korban aksi penipuan tersebut yakni Eva Yulita (50) dengan kerugian Rp6,3 juta, lalu Edison Rasyid (33) dengan kerugian Rp7,5 juta dan Joko Sutopo (42) dengan kerugian Rp23,2 juta.

Ryan memperdaya korban dengan modus menawarkan rumah baru bersubsidi dengan harga sebesar 50 persen lebih murah. “Setelah tergiur, korban memberikan uang muka rumah yang ditawarkan oleh pelaku,” katanya.

Polisi yang mendapat laporan, kemudian memancing Ryan dan kemudian meringkusnya di depan Hotel Allium, Jodoh.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com