SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Libur Sekolah di Batam Diperpanjang Dua Pekan

  • Reporter:
  • Jumat, 27 Maret 2020 | 12:26
  • Dibaca : 169 kali
Libur Sekolah di Batam Diperpanjang Dua Pekan
Siswa di salah satu SD Negeri kawasan Baloi bermain di halaman sekolah, beberapa waktu lalu. f dok sindo batam

SEKUPANG – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memutuskan untuk memperpanjang pemberlakukan kegiatan belajar siswa sekolah di rumah. Hal itu dalam rangka mengantisipasi dan upaya preventif mencegah penyebaran corona virus disease (COVID-19).

Belajar di rumah sudah dilakukan sejak 17 Maret 2020 lalu dan rencananya sampai 30 Maret 2020. Namun karena belum berakhirnya pandemi wabah COVID-19 di Batam, Pemko Batam memutuskan memperpanjang kegiatan belajar di rumah sampai 13 April 2020 mendatang.

Baca juga : Libur 14 Hari, Proses Belajar Lewat online

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Hendri Arulan mengatakan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi telah menandatangani surat edaran terkait hal tersebut. Tidak diperbolehkan melaksanakan kegiatan belajar mengajar atau kegiatan apapun yang mengharuskan tenaga pendidik dan siswa hadir atau berkumpul di sekolah.

“Benar, Pemko Batam memperpanjang pemberlakukan kegiatan belajar di rumah mulai Selasa 31 Maret sampai Senin 13 April 2020,” kata Hendri, Jumat (27/3/2020).

Kemudian tenaga pendidik juga diimbau untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar dari rumah. Pihaknya mengimbau agar selalu berada di rumah masing-masing dan tidak berada di tempat lain yang tidak semestinya.

Baca juga : Batam liburkan Sekolah 14 Hari

Kecuali dalam keadaan mendesak yang dapat dipertanggungjawabkan dengan memperhatinkan prinsip social distancing (jaga jarak). Menurut dia Kepala Sekolah bertanggung jawab terhadap kepastian kegiatan belajar mengajar berlangsung dengan menerima laporan harian kinerja dari tenaga pendidik.

“Untuk Kepala Sekolah wajib siaga di kantor untuk mengantisipasi kemungkinan warga sekolah atau masyarakat berurusan terkait dokumen pendidikan,” katanya.

Sekolah juga dimbau agar menunda kegiatan lomba-lomba pendidikan dan lomba lainnya di luar sekolah termasuk kegiatan outing class atau study tour. Kemudian tetap menjaga lingkungan sekola tetap higienis dan menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Baca juga : Ujian Nasional Ditiadakan, Kelulusan Berdasarkan Rapor

“Sementara sekolah berbsis nasional (USBN) untuk SD/MI dan Ujian Nasional untuk SMP/MTs serta pendikan kesetaraan tahun 2020 dibatalkan. Ketentuan pelaksanaan ujian kelulusan dan ujian kenaikan kelas mengacu pada edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020,” jelasnya.

Dinas Pendidikan juga mengimbau agar sekolah terus melakukan koordinasi dengan orang tua murid melaluii pagutuban kelas untuk menjaga anaknya agar tidak keluar rumah, jika tidak memiliki kepentingan yang mendesak.

ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com