SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Memajukan Ekonomi Syariah di Kepri

  • Reporter:
  • Rabu, 11 Juli 2018 | 15:08
  • Dibaca : 107 kali
Memajukan Ekonomi Syariah di Kepri
Wakil Gubernur Kepri Isdianto menyaksikan penandatanganan pembentukan Pinbas MUI Kepri di Auditorium STAIN Abdurrahman, Ceruk Ijuk, Bintan, Selasa (10/7). /HUMAS PEMPROV KEPRI

BINTAN – Wakil Gubernur Kepri Isdianto berharap dengan terbentuknya Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (Pinbas) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kepri dapat mendorong terwujudnya ekonomi syariah yang lebih maju, berkembang, dan kuat. Kemajuan itu juga akan menjadi pilar pertahanan aqidah umat.

“Kepengurusan Pinbas MUI ini juga diharapkan dapat mendorong kemajuan ekonomi umat di Kepri melalui pengembangan ekonomi rumah tangga, UMKN serta koperasi,” kata Isdianto saat menghadiri pelantikan pengurus Pinbas MUI Kepri di Auditorium STAIN Abdurrahman, Ceruk Ijuk, Bintan, Selasa (10/7/2018).

Menurut Isdianto, potensi yang ada di Kepri harus dioptimalkan melalui pengembangan usaha-usaha yang telah ada dan yang akan dilakukan Pinbas. Pemprov sangat mendukung terbentuknya kepengurusan ini.

Ke depan, Pemprov Kepri akan memberikan dukungan dalam bentuk pelatihan kewirausahaan. Demikian juga dengan upaya mendapatkan bantuan kredit permodalan melalui OPD terkait.

“Gandeng juga pengusaha dan perbankan yang ada sebagai upaya penigkatan ekonomi umat,” kata Isdianto

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri, Gusti Raizal Eka Putra mengatakan, Bank Indonesia sangat konsen untuk meningkatkan perekonomian salah satunya ekonomi syariah. Bahkan saat ini di BI memiliki bidang tersendiri yang khusus menangani perekonomian syariah.

Menurut penelitian, kata Gusti, saat ini ada beberapa negara yang bukan negara Islam menjadi produsen barang kebutuhan muslim. Seperti China sebagai pengekspor terbesar pakaian muslim, dan Australia pengekspor daging halal terbesar di dunia. Karena itu BI bertekad untuk membangkitkan perekonomian kususnya di bidang syariah.

“Jika Indonesia bisa mengambil alih produk-produk yang bersifat syariah tersebut, kenapa tidak,” kata Gusti.

Dia berharap bisnis ekonomi syariah di Kepri dapat mendorong perkembangan masyarakat serta dpt menyejahterakan masyarakat.

Muhammad Faisal, Ketua STAIN mengatakan, untuk pengembangan ekonomi syariah, STAIN sangat berharap dukungan penuh dari semua elemen, terutama pemerintah.

fadhil

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com