SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Modal Positif La Celeste

  • Reporter:
  • Kamis, 29 Maret 2018 | 16:11
  • Dibaca : 170 kali
Modal Positif La Celeste

NANNING– Modal positif didapatkan Uruguay dalam persiapan menuju Piala Dunia 2018. Tim berjuluk La Celeste tersebut keluar sebagai juara Piala China seusai menundukkan Wales 1-0, Senin (26/3).

Kemenangan di Guangxi Sports Center Stadium membuat Uru – guay mencatatkan dua clean sheet beruntun di turnamen itu setelah sebelumnya menundukkan Republik Ceko 2-0, Jumat (23/3). Itu sekaligus menjadi bukti ketangguhan Diego Godin dkk. Dari delapan laga internasional terakhir, Uruguay hanya mengalami satu kekalahan. Mereka mengemas empat kemenangan dan tiga imbang. Mayoritas hasil positif itu diraih atas tim Eropa. Ini membuktikan wakil Amerika Latin itu sudah siap bersaing di Piala Dunia 2018 yang akan bergulir mulai 14 Juni nanti.

Hegemoni positif itu sangat penting bagi Uruguay untuk meningkatkan motivasi dan kekuatan mental pemain. Pasalnya, mereka nanti akan bersaing dengan sejumlah kuda hitam yang tergabung di Grup A, yakni Mesir, Arab Saudi, dan Rusia selalu tuan rumah. Keberhasilan mengalahkan Wales juga terasa spesial bagi Edinson Cavani. Gol semata wayangnya di menit ke-49 setelah memanfaatkan umpan Cristian Rodriguez bertepatan dengan penampilan ke-100 bersama Uruguay. Sekarang, Cavani sudah menyumbang 42 gol untuk negaranya. Tren ini diharapkan bisa terus terjaga sampai Uruguay tiba di Rusia. Pasalnya, pasukan Oscar Tabarez ini kini menyisakan satu laga uji coba melawan Uzbekistan, 8 Juni nanti, sebelum melawan Mesir pada laga pembuka di Central Stadium, Yekaterinburg, 15 Juni mendatang.

“Saya senang dengan kolektivitas permainan yang memungkinkan kami memenangkan Piala China dengan mengalahkan Wales 1-0. Tapi, masih banyak yang harus dibenahi sebelum ke Rusia. Kami harus fokus ke Piala Dunia 2018,” ujar Tabarez, dilansir radiomontecarlo. Sayang, kegembiraan Uruguay terasa sedikit hambar. Itu karena Jose Maria Jimenez diberitakan terkena cedera engkel. Bek Atletico Madrid itu ditarik keluar di menit kedelapan karena dilanggar pemain Wales Andy King. Sementara di kubu Wales, kekalahan ini membuat Ryan Giggs gagal mempersembahkan gelar pertamanya sejak ditunjuk sebagai pelatih The Dragons, 15 Januari lalu. Menanggapi hasil buruk pasukannya di final, Giggs mengungkapkan perubahan strategi memberikan pengaruh besar terhadap performa Wales.

“Di laga pertama melawan China, saya menempatkan tiga pemain di belakang dengan bek sayap. Di laga final, saya memainkan empat bek. Ketika kami tidak memegang kendali bola, kami mengubah strategi seperti di laga pertama,” ungkap Giggs, dilansir walesonline. Legenda Manchester United (MU) tersebut mengatakan peralihan strategi itu dilakukan agar para pemainnya terbiasa dengan perubahan cepat apabila diperlukan, tentunya tergantung situasi dan kondisi. “Kami berpikir apa yang kami lakukan mampu menyulitkan Uruguay. Tapi, kami bermain untuk masa depan. Kami tidak ingin para pemain hanya mampu menerapkan satu formasi. Kami harus fleksibel. Namun, ketersediaan pemain dan lawan yang kami hadapi juga berpengaruh,” paparnya.

Tapi, pelatih yang identik dengan nomor 11 kala aktif bermain bersama Setan Merahitu menegaskan bahwa partisipasi Wales di Piala China sangat penting membangkitkan kepercayaan diri para pemain setelah gagal melaju ke Piala Dunia 2018. Pelatih berusia 44 tahun tersebut optimistis The Dragons memiliki potensi besar untuk kembali berpartisipasi di turnamen bergengsi. Giggs menilai seiring berjalannya waktu, Wales bakal semakin solid dan kuat. Dia mempunyai cukup waktu untuk menganalisis kelemahan yang ada sebelum melakoni laga uji coba berikutnya melawan Meksiko, 28 Mei nanti.

“Tim ini memiliki semangat juang fantastis. Kami melihat pemain-pemain berkualitas di dua laga Piala China. Kami mendapatkan banyak pelajaran berharga. Kami tidak akan bermain melawan tim yang jauh lebih baik dalam hal pengalaman, bakat, dan kerja keras. Ini adalah ujian yang bagus bagi kami dan ujian tersendiri bagi saya,” papar Giggs.

Alimansyah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com