SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Oknum Pertamina Diduga Terlibat Kasus Penggelapan Solar 100 Ton

  • Reporter:
  • Senin, 19 Juni 2017 | 12:27
  • Dibaca : 749 kali
Oknum Pertamina Diduga Terlibat Kasus Penggelapan Solar 100 Ton
ilustrasi

BINTAN UTARA – Kasus penggelapan 100 ton solar diduga melibatkan oknum pegawai Unit Penerimaan dan Penyaluran (P2) Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) PT Pertamina Tanjunguban. Bahkan, oknum tersebut telah beberapa kali dipanggil dan diperiksa penyidik Satreskrim Polres.

Informasi dihimpun, oknum yang belum diketahui namanya itu diduga kuat terlibat dalam penggelapan solar PT Pertamina sebanyak 100 ton pada 27 Mei lalu. Informasi ini didapatkan dari lingkungan TBBM PT Pertamina Tanjunguban. Sayangnya, pihak penyidik Polres Bintan enggan memberikan keterangan terkait adanya keterlibatan oknum Pertamina dan terkesan tidak transparan.

Koordinator Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI) Bintan Eri Yanti mengatakan, pihaknya mengapresiasi kinerja Polres Bintan yang berhasil membongkar penggelapan solar 100 ton. “Tetapi penanganannya kami meminta untuk transparan,” ujar Eri Yanti di Tanjunguban, Bintan Utara, Minggu (18/6).

Penanganan kasus ini, katanya, menjadi perhatian semua pihak, karena sifatnya nasional, dan dugaannya merugikan negara, dari perusahaan plat merah. “Minyak PT Pertamina kan milik negara, makanya menjadi atensi semua pihak,” katanya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Adi Kuasa Tarigan ketika dikonfirmasi terkait adanya keterlibatan oknum Pertamina, hingga kini belum memberikan jawaban. Begitu juga ketika ditanya apakah Kapten Kapal MT Trust Honor Agus H pernah dipanggil dan dimintai keterangan sebelum dirinya kabur, Adi Kuasa juga belum memberikan respon.

Operational Head (OH) TBBM PT Pertamina Tanjunguban Yardinal dan Humas PT Pertamina Regional I Medan Fitri Erika, yang membawahi PT Pertamina Tanjunguban, juga belum memberikan jawaban.

Sebelumnya, Kapten kapal tanker MT Trust Honor Agus H, yang diduga mengetahui penggelapan solar PT Pertamina kabur, meninggalkan kapal MT Trust Honor yang sandar di Dermaga 4 TBBM PT Pertamina Tanjunguban.

Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Adi Kuasa Tarigan saat dikonfirmasi membenarkan kaburnya kapten kapal tersebut. “Sewaktu kami datangi ke kapal sudah tidak ada di tempat,” ujar Adi di Mapolres Bintan, Bandar Seri Bentan, Senin (12/6).

Status kapten kapal tersebut, kata dia, masih sebagai saksi yang diperlukan keterangannya. Selain kapten kapal, beberapa kru/anak buah kapal (ABk) juga tidak ada lagi di atas kapal. “Beberapa ABK juga tidak ada lagi di kapal. Padahal semuanya masih kita perlukan keteranngannnya sebagai saksi,” katanya.

Untuk status keenam terduga pelaku, saat ini dipastikan berstatus tersangka. Belum ada tambahan lagi.
“Sampai saat ini enam tersangka,” terangnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com