SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pertamina Terapkan Kartu Kendali, Pastikan Kuota Biosolar Tercukupi

  • Reporter:
  • Rabu, 9 Oktober 2019 | 15:20
  • Dibaca : 87 kali
Pertamina Terapkan Kartu Kendali, Pastikan Kuota Biosolar Tercukupi
Pertamina MOR I Kepri dan Pemko Tanjungpinang saat peluncuran kartu kendali pembelian biosolar di SPBU 14.291.717 Tanjungpinang, kemarin. f dok pertamina

PERTAMINA bekerja sama Pemko Tanjungpinang menerapkan penggunaan kartu kendali dalam penyaluran biosolar. Tahap pertama, kartu kendali khusus pembelian bagi bus pariwisata, dan berlaku hanya di SPBU 14.291.717 Tanjungpinang.

Marketing Branch Manager Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I Kepri, Awan Raharjo mengatakan, Biosolar sesuai Perpres Nomor 191 tahun 2014 termasuk ke dalam jenis BBM tertentu (JBT) yang disubsidi oleh negara. Jumlahnya dibatasi oleh kuota yang diatur melalui APBN. Untuk itu, Pertamina ditugaskan pemerintah mengatur penyaluran biosolar agar sesuai dengan kuota yang ditetapkan.

“Hingga September, penyaluran Biosolar di Kepri sebanyak lebih dari 117 juta liter. Realisasi ini lebih besar 16 persen dibanding kuota yang ditetapkan BPH Migas,” ujarnya, Selasa (8/10).

Untuk itu, pihaknya bersinergi dengan Pemko Tanjungpinang dalam upaya pengaturan biosolar. Yaitu dalam bentuk kartu kendali khusus pembelian biosolar bagi bus pariwisata.

“Dengan kartu kendali ini, setiap bus pariwisata diatur pembelian biosolar sebesar 60 liter per hari,” katanya.

Penerapan kartu kendali pada bus pariwisata ini adalah tahap pertama. Selanjutnya akan diterapkan bagi konsumen yang berhak menggunakan biosolar bersubsidi, dan tahap akhir menggunakan sistem pembayaran nontunai seperti yang sudah diterapkan di Batam.

“Ke depan, persyaratan mendapat kartu kendali nontunai atau fuel card adalah melampirkan bukti setor pajak kendaraan, dengan begitu kedisiplinan pembayaran pajak kendaraan dapat ditingkatkan dan ini akan berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD),” jelas Awan.

Bagi konsumen non fuel card, Pertamina menyediakan BBM diesel berkualitas, Dex dan Dexlite. Dengan cetane number (CN) yang lebih tinggi dari biosolar, alhasil pembakaran lebih baik. Konsumsi BBM pun lebih hemat dan lebih ramah lingkungan dan konsumsi Dex dan Dexlite, selain bermanfaat bagi konsumen, juga mendukung pembangunan daerah melalui pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB).

“Terbukti setoran PBBKB Pertamina di Kepri pada semester I 2019 sebanyak 155 miliar, meningkat lima persen dibanding periode serupa tahun lalu,” ujarnya.

Pertamina memastikan kuota biosolar cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Desember mendatang. “Masyarakat Kepri, khususnya di Tanjungpinang tidak perlu khawatir untuk ketersediaan biosolar,” kata Awan. dicky sigit rakasiwi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com