SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

PLN Bantu Biaya Perobatan Bayi Tanpa Anus

  • Reporter:
  • Jumat, 13 April 2018 | 14:47
  • Dibaca : 84 kali
PLN Bantu Biaya Perobatan Bayi Tanpa Anus
Ist

BATAM KOTA – Ahmad Dicki dan Iis Trisnawati, warga Perumahan PLN Blok P Nomor 20, Batam Centre tidak menyangka anaknya terlahir tanpa anus. Bayi yang baru berumur dua minggu ini diberi nama Rosmalia Nurhalizah. Saat ini, bayi tersebut masih terbaring lemas di ruang rawat anak RSBP Batam, Sekupang.

CSR PLN Batam yang mengetahui dari media sosial (medsos) langsung memberikan bantuan kepada bayi. “CSR PLN Batam langsung melakukan survei dan membantu biaya pengobatan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Supervisor CSR PLN Batam, Suprianto, Kamis (1/4/2018).

Dia mengatakan, bayi yang baru lahir pada 30 Maret lalu wajib mendapatkan bantuan dari PLN Batam, apalagi CSR PLN Batam ini untuk membantu masyarakat yang membutuhkan uluran tangan. “Ini merupakan kegiatan mulia dari PLN Batam untuk membantu sesama manusia, dan kami berharap bantuan ini dapat meringankan biaya rumah sakit,” ujarnya.

Walaupun bantuan yang diberikan tidak seberapa, tapi ia yakin dengan bantuan dapat meringankan masyarakat yang membutuhkan uluran tangan dari donasi yang diberikan. “Biaya rumah sakit kami tanggung dengan biaya pengobatan,” kata Suprianto.

Ahmad Dicki mengatakan, anak memang terlahir tanpa anus sejak lahir. Hal itu diketahuinya saat sang buah hati tidak menangis saat melahirkan. “Anak kami lahir di RS Harapan Bunda, dan langsung dirujuk ke RSBP Batam,” katanya.

Pria yang kesehariannya bekerja sebagai tukang jahit ini menjelaskan, anaknya langsung dioperasi untuk membuat saluran anus di bagian perut sebelah kiri, dan dua minggu ke depan harus kembali menjalani dua operasi lagi. “Operasi ketiga baru saluran anusnya dioperasi, dan anak kami kembali normal seperti bayi biasanya,” ujarnya.

Dia menuturkan, untuk biaya operasi pertama harus mengeluarkan uang sekitar Rp21 juta, dan pembiayaan ke depannya akan lebih besar lagi. “Kami mengharapkan uluran tangan donasi, karena anak kami harus menjalani tiga kali operasi untuk kembali normal,” kata Dicki.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com