SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Polisi Periksa Izin PT Pasific Granitama

Polisi Periksa Izin PT Pasific Granitama

KARIMUN – Pasca kejadian Kecelakaan Kerja di PT Pasific Granitama, Kepolisian Resor Karimun periksa dokumen perusahaan. Hal itu dilakukan untuk mendalami penyebab kecelakaan kerja itu yang mengakibatkan satu orang pekerja meninggal dunia.

Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Herie Pramono mengatakan, sampai saat ini penyidik Satreskrim Polres Karimun telah memeriksa sedikitnya 10 orang saksi dari pihak perusahaan.

“Sudah 10 orang saksi kita periksa. Itu dari direktur, tim evakuasi dan tim safety. Untuk pihak keluarga belum kiga ambil karena masih berduka,” kata Herie, Jumat (10/1/2020).

Ia mengatakan, selain 10 orang saksi, penyidik turut memeriksa dokumen- dokumen perusahaan terkait perizinan.

“Perizinan kita periksa juga termasuk kelengkapan yang harus dimiliki perusahaan,” katanya.

Herie menyebutkan, pihaknya belum dapat membuat kesimpulan terkait kasus kecelakaan kerja tersebut. Baik itu apakah adanya kelalaian sehingga menyebabkan seorang pekerja meninggal ataupun kesimpulan lainnya.

“Proses msih berjalan. Kami belum gelar perkqra atas kasus ini. Karena masih meminta keterangan. Nanti akan digelar perkarakan. TKP masih police line atau di statusquo kan,” katanya.

Sebelumnya, Seorang pekerja PT Pasifik Granitama, Desa Pangke Kecamatan Meral tewas tergiling saat melakukan pemeriksaan Pemutaran Motor atau Rotation Per Minute (RPM) pada kompayer, Sabtu (4/1).

Kompayer merupakan alat untuk mentransfer material batu dari satu titik ke titik lain. Korban yang berusia 41 tahun itu diketahui adalah karyawan PT. Pasific Granitama bagian teknisi elektrik bernama Maryono. Ia tergilas Puli, semacam roda untuk mengaitkan belting saat melakukan perbaikan kompayer.

“Dia (korban) merupakan karyawan bagian teknisi elektrik,”ujar seorang pekerja.

Tewasnya seorang pekerja PT Pasific Granitama itu langsung diambil alih Kepolisian Sektor Meral. Pihak Kepolisian diketahui tengah memeriksa empat orang saksi atas insiden tewasnya salah seorang pekerja PT. Pasific Granitama itu.

Dua saksi itu diantaranya merupakan operator perusahaan tambang granit. Kedua operator tersebut akan dimintai keterangan di Mapolres Karimun. (ricky robiansyah)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com