SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Presiden Minta Polri Buang Budaya Korupsi

  • Reporter:
  • Kamis, 12 Juli 2018 | 14:22
  • Dibaca : 90 kali
Presiden Minta Polri Buang Budaya Korupsi
Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri Asri Agung Putra, Kapolda Kepri Irjen Polda Kepri Didid Widjanardi dan Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah di sela-sela upacara peringatan HUT ke-72 Bhayangkara di Mapolda Kepri, Rabu (11/7). /agung dedi lazuardi

NONGSA – Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi memimpin upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-72 di Mapolda Kepri, Nongsa, kemarin. Selain menjadi inspektur upacara, Didid juga membacakan lima instruksi Presiden Joko Widodo yang salah satunya mengingatkan jajaran Polri menghilangkan budaya korupsi.

Upacara juga dihadiri Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah, Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri Asri Agung Putra, Kepala BP Batam Lukita Dinarysah Tuwo dan beberapa pejabat pemerintah daerah dan lembaga pemerintahan lain.

Presiden Joko widodo yang amanat tertulisnya dibacakan Kapolda, selain mengingatkan tentang tantangan keamanan yang makin kompleks, juga mengingatkan jajaran Polri agar menghilangkan budaya korupsi dan menghindari tindakan berlebihan.

Presiden meminta jajaran Polri meningkatkan kinerjanya agar makin dipercaya masyarakat. “Tekan budaya koruptif dan hindari tindakan yang berlebihan atau kekerasan karena berdampak pada turunnya tingkat kepercayaan publik kepada Polri,” ujar Presiden seperti dibacakan Kapolda.

Jokowi berujar Polri dituntut pula untuk memperbaiki segala kelemahannya. “Terutama dalam penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, transparan, dan berkeadilan,” ujarnya.

Jokowi berpesan agar Polri mengedepankan langkah pencegahan dan tindakan-tindakan humanis dalam kinerjanya.

Kemudian, Polri harus menguatkan soliditas internal dan profesionalisme. Hal ini untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menghadapi tantangan keamanan ke depan yang semakin kompleks.

Jokowi memerintahkan Polri untuk meningkatkan sinergi, koordinasi, dan komunikasi dengan Tentara Nasional Indonesia dan semua elemen masyarakat saat bertugas.

“Saya yakin dengan ikhtiar melakukan perbaikan, peningkatan soliditas, dan profesionalisme maka Polri akan menjadi institusi yang semakin dipercaya rakyat dalam menjaga stabilitas, kamtibmas, penegakan hukum, serta pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” baca Kapolda.

Dalam kesempatan ini juga disampaikan apresiasi kepada anggota Polri yang bekerja keras agar penyelenggaraan Pilkada serentak di 171 daerah. Pada peringatan hari Bhayangkara ke-72 ini, Indonesia juga mendapatkan kabar baik karena dunia internasional telah menempatkan Indonesia ke dalam daftar 10 negara teraman di dunia berdasarkan Law And Order Index yang dikeluarkan oleh lembaga riset Internasional Gallup’s Law And Order.

“Pencapaian ini adalah sebuah capaian yang membanggakan kita semua, sebuah capaian yang harus kita jaga dan pertahankan,” ujar Kapolda. dicky sigit rakasiwi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com